Rekan2 IBP yok kita berembug. Entah mengapa saya perhatikan di milis ini banyak sekali ketika menyusun jadwal berpergian/itinerary begitu padat sampai-sampai ketika hari ini tiba dikota A keesokan harinya langsung cabut ke kota B misalnya. Untuk mengekplor kota sendiri idealnya dibutuhkan waktu minimal 1 hari sendiri tanpa hari keberangkatan atau hari ketika kita meninggalkan kota tersebut. . Misal: Hari pertama dari kota A asal kita menuju kota B. Hari kedua mengekplore kota B. Hari ketiga dari kota B menuju kota C/kembali ke kota A.
Tujuannya: - Mengumpulkan energi yang mulai terkuras ketika kita dalam perjalan menuju kota yang kita tuju. Sehingga kita lebih fit untuk melakukan eksplorasi kota/tempat wisata dan perjalanan berikutnya. Jadwal akan berantakan ketika kita sakit. - Mencegah apabila terjadi keterlambatan atau kemacetan dalam perjalanan sehingga kita punya waktu lebih agar tidak tertinggal untuk perjalanan/penerbangan berikutnya. (Idealnya melakukan penerbangan lanjutan adalah paling minim 3 jam sebelum keberangkatan. Itu waktu yang dibutuhkan untuk keluar dari pesawat, pemeriksaan bagasi, check in, pengambilan bagasi, proses di imigrasi serta delay pesawat yang lazim dilakukan oleh low budget airlines. Untuk pengguna bis atau kereta, tiket selambat-lambatnya dibeli 1 hari sebelum hari H). - Kita memiliki waktu yang lebih untuk mengenali tempat yang dituju, punya waktu banyak untuk berinteraksi dengan penduduk lokal dan yang pasti perjalanan kita bisa kita nikmati tanpa diuber2 waktu. Mungkin itu pendapat saya, mungkin rekan2 disini punya pendapat yang lebih menarik. Ayo silahkan dirembug. Salam, -aswin-
