Menurut saya, problem utamanya adalah keterbatasan waktu. Kalau waktu bukan 
menjadi halangan, pastinya jadwal travelling akan sangat longgar sekali.

Akhir 2007, saya travelling di thailand 12 hari dari bangkok ke utara sampai ke 
mae sai, lalu turun ke selatan sampai ke hadyai, mampir di phuket lalu kembali 
ke bangkok. 
Memang saya sadari waktu 12 hari sangatlah kurang, tapi apa daya, tidak mungkin 
nambah waktu lagi karena waktu berlibur cuma 12 hari.

Regards,

Ryan
Sent from my BlackBerry® smartphone from Vodafone XL

-----Original Message-----
From: "aswin" <[email protected]>

Date: Sun, 26 Jul 2009 09:39:53 
To: <[email protected]>
Subject: [indobackpacker] Menyusun Jadwal Tujuan/Itinerary


Rekan2 IBP yok kita berembug.
Entah mengapa saya perhatikan di milis ini banyak sekali ketika menyusun jadwal 
berpergian/itinerary begitu padat sampai-sampai ketika hari ini tiba dikota A 
keesokan harinya langsung cabut ke kota B misalnya. Untuk mengekplor kota 
sendiri idealnya dibutuhkan waktu minimal 1 hari sendiri tanpa hari 
keberangkatan atau hari ketika kita meninggalkan kota tersebut. . Misal: Hari 
pertama dari kota A asal kita menuju kota B. Hari kedua mengekplore kota B. 
Hari ketiga dari kota B menuju kota C/kembali ke kota A.

Tujuannya:
-  Mengumpulkan energi yang mulai terkuras ketika kita dalam perjalan menuju 
kota yang kita tuju. Sehingga kita lebih fit untuk melakukan eksplorasi 
kota/tempat wisata dan perjalanan berikutnya. Jadwal akan berantakan ketika 
kita sakit.
- Mencegah apabila terjadi keterlambatan atau kemacetan dalam perjalanan 
sehingga kita punya waktu lebih agar tidak tertinggal untuk 
perjalanan/penerbangan berikutnya. (Idealnya melakukan penerbangan lanjutan 
adalah paling minim 3 jam sebelum keberangkatan. Itu waktu yang dibutuhkan 
untuk keluar dari pesawat, pemeriksaan bagasi, check in, pengambilan bagasi, 
proses di imigrasi serta delay pesawat yang lazim dilakukan oleh low budget 
airlines. Untuk pengguna bis atau kereta, tiket selambat-lambatnya dibeli 1 
hari sebelum hari H).
- Kita memiliki waktu yang lebih untuk mengenali tempat yang dituju, punya 
waktu banyak untuk berinteraksi dengan penduduk lokal dan yang pasti perjalanan 
kita bisa kita nikmati tanpa diuber2 waktu.

Mungkin itu pendapat saya, mungkin rekan2 disini punya pendapat yang lebih 
menarik. Ayo silahkan dirembug.

Salam,
-aswin-

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Indonesian Backpacker Community
visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di 
http://www.backpacker-indonesia.info/


Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   
untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

No SPAMMING or forwarding unrelated messages.
Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT. 

Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian 
yang perlu saja. 

Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi 
mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file. 

Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

Mengirim email ke grup : [email protected] (moderasi penuh)
Mengirim email kepada para Moderator/Owner: [email protected]
Satu email perhari: [email protected]
No-email/web only: [email protected]
Berhenti dari milist kirim email kosong : 
[email protected]
Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : 
[email protected]

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke