Bung Dheva, Semoga sukses dengan Rinjani. Saya ada kontak guide Senaru, baru sempat ngobrol via phone blm ketemu karena minggu lalu Rinjani masih tutup. Namanya Udin HP. 087863430885. Menurut beliau kalau mendaki bisa2 aja selama cuma sampai di Plawangan. Yang mereka tidak berani kalau turun ke danaunya.
Penginapan di Gili, jujur saja untuk kondisi saat ini susah diharap kecuali anda sudah booking bulan lalu. di high-season kaya gini rata2 hotel, losmen dan penginapan sudah full book, dan kalau pun ada yg kosong yang ngantri sudah banyak. Wisatawan manca membludak di sana. Gili trawangan seperti jalanan di bali. sempat saya mau nginap di Meno yang lebih sepi, tapi tidak ada penginapan kosong. Minggu lalu saya akhirnya nginap di rumah penduduk dengan memberi ganti ongkos nginap. That was the best i could get. jadi siap2 aja satu dua hari ga dapat penginapan. Beberapa wisman bahkan tidur di balai desa, kadang ada pula yang tidur di bale2 sepanjang pantai. Menyiapkan sleeping bag & tenda akan sangat membantu pada saat2 ini. dari bicara2 dengan warga saya tahu kalau mereka welcome dengan cara tersebut karena mereka cukup maklum di high season orang susah cari hotel. Pengalaman mengunjungi Gili Trawangan ketika musim liburan, seandainya tahu barangkali memilih ga liburan ke sana karena sangat crowded. Explore Sumbawa mungkin jadi lebih menarik untuk saat2 ini. But well, it's okay lah untuk sekedar menghilangkan penasaran. Kondisi karang di pinggir pulau sangat memprihatinkan. tidak ada tempat untuk snorkeling karena rata2 karang sudah hancur atau bleaching. mungkin bagus di kedalaman dengan diving tapi saya terlanjur ndak tertarik mencobanya. aktivitas yang menarik dilakukan adalah bersepeda keliling pulau, melihat sunset dan menikmati live music di malam hari jika anda suka party. Kalau mau suasana adventure, ada pilihan yg lebih asyik sebenarnya yaitu Gili Nanggu di selatan. Pas kalau anda datang dengan rombongan karena transport di sana cuma ada perahu charter, 250 ribu pp. rutenya dari Lembar atau Taun. Info dari mulut ke mulut, karang di nanggu masih alami, blum rusak. Aslinya saya ngga tau, buat saya Togean is the best. Jika ingin snorkeling mungkin ada baiknya mencoba Sira di utara Senggigi yang ada resort mahal Oberoi. Katanya banyak orang yang sekedar mampir (pulang hari) saja kesana karena belum banyak budget hotel. salam, adi --- On Mon, 3/8/09, Dheva Ibnu <[email protected]> wrote: From: Dheva Ibnu <[email protected]> Subject: [indobackpacker] Mohon Rekomendasi porter Rinjani, penginapan di gili dan mataram To: [email protected] Received: Monday, 3 August, 2009, 10:53 PM RR IBP, Saya dan tiga teman berencana utk mendaki Rinjani pd 14-18 agustus mendatang yg dilanjutkan utk wisata bahari di gili islands. Mohon rekomendasi rekan-rekan utk yg berikut ini : 1. Rekomendasi porter yg handal. Baik dr jalur senaru maupun sembalun. Kami berencana utk lwt sembalun. Kalau ada no kontaknya, it will b great. 2. Rekomendasi penginapan di gili trawangan dan gili meno/air. Utk 4 orang. 3. Rekomendasi penginapan di kota mataram utk 4 orang. 4. Biaya pendaftaran pendakian rinjani ? Mohon rekomendasi dr teman2. Terima kasih banyak sebelumnya. Smoga status rinjani kembali normal dlm minggu ini *berharap* Thanks! Beam from my RIM's device
