Terjemahan bebas...waktu membaca pertamakali artikelnya, rasanya ingin protes 
karena banyak bertentangan dengan teori2 yang saya terima tentang 'hidup dialam 
bebas'. Tp bagaimana mau mendebat orang yang selamat berjalan kaki melintas 
afrika sejauh 3200km??

selamat menikmati,
Puguh
=================================================================

Bagaimana Selamat dari 3200-km jalan kaki melintas hutan?
Oleh Mike Fay - Conservationist, Wildlife Conservation Societ - Nat Geo Maret 
2004

Apa yang diperlukan untuk berjalan melalui hutan hujan Afrika selama 456-hari 
dan tetap hidup? Satu orang yang tahu; Mike Fay - NGS Sahabat Konservasi NGS - 
yang berjalan dari Kongo ke pantai Gabon, menghadapi lintah, cacing yang masuk 
ke kaki, tanaman yang  melukai kulit, dan anggota tim yang hampir meninggal 
dunia.

1.      Bersiaplah
Selama tiga bulan sebelum perjalanan, saya menghabiskan waktu untuk melakukan 
riset, mencoba peralatan dan membeli makanan. Malam sebelum saya pergi saya 
berada di rumah Kinko, pukul 4 pagi membungkus dengan plastik peta yang saya 
kumpulkan dari sumber yang dapat dipercaya.

2.      Menjadi Kurus
Setelah beberapa bulan berjalan, saya hanya makan beberapa ribu kalori perhari, 
tapi saya merasa seperti tarzan. Ketika tubuhmu ringan, tubuhmu membutuhkan 
sedikit energy untuk menghidupinya. Saat saya sampai di akhir perjalanan, berat 
saya hanya 54-kg, 18-kg lebih ringan dibanding saat saya memulai perjalanan.

3.      Baju?
Berlebihan. Manusia di alam tropis tidak butuh memakai baju. Pakaian membuat 
anda merasa panas. Kaos dan kaos kaki jadi bau dan busuk. Pakaian dalam 
menghalangi langkah kaki. Saya hanya memakai celana pendek dan kadang-kadang 
raincoat.

4.      Gak usah pusing dengan sepatu atau boots.
Campuran air dan pasir dalam sepatu mengubah kaki menjadi hamburger. Saya 
memakai sandal sport setiap hari, dan ketika dibutuhkan; plak-band.

5.      Berkemas yang ringan2 saja
Jangan bawa barang yang tidak anda butuhkan. Tiga kilo pakaian lembab, atau 
tiga kilo beras? Sebuah pilihan yang akan membawa perbedaan besar.

6.      Bicara dengan diri sendiri
Perjalanan panjang adalah sebuah kesendirian. Pun anda pergi bersama orang 
lain, temukan kesendirian dalam kepalamu. Saya berpikir seperti seorang 
penembak jitu saat perang, menghanyutkan diri saya dalam konsentrasi dan 
kondisi pikiran meditatif.

7.      Selalu ingat `tujuan' anda
Agar dapat mencapai sesuatu yang substansial, tentunya anda perlu ketrampilan. 
Tapi juga dibutuhkan keinginan untuk berusaha sejauh asa, tak peduli apa yang 
terjadi. Hanya satu yang dapat menghentikan saya dalam perjalanan ini: Kematian.


Kirim email ke