Ayos,

Saya sangat enjoy  dengan gaya bercerita yang begitu personal. Bukan guidebook 
tapi semacam kisah susah, senang, gembira, atau kecewa. Amat pantas sebagai 
bahan sebuah buku untuk catatan perjalanan khususnya Indonesia Timur. 

Photo dan literatur juga menyegarkan, informatif dan mengundang. Yang paling 
menyenangkan ternyata 4shits happen : the worst entertainment adalah....Nafa 
Urbach. (ngakak deh, very refreshing and honest). The best tunes juga paling 
menggugah walaupun ngga hobi ndengerin musik ketika backpacking. 

Makasih banget buat Nuran Wibisono dan Ayos Purwoaji atas sharing yang luar 
biasa :)

Salam,
Ambar




"Backpacking bukan sekedar masalah uang. Uang adalah nomor terakhir. Kemauan 
adalah faktor yang paling utama" -ngutip dari Ayos.

"travel writing is minor form of autobiography" -Paul Theroux



 --- In [email protected], ayos - <punyak...@...> wrote:
>
> 
> IBP menjadi penting dalam perjalanan ini karena sebelum berangkat kami 
> mengkalkulasikan waktu dan itinerary dengan searching di database IBP. I love 
> IBP! Hehehe. Oh ya pemberitahuan sebelumnya, buku ini bukan sebuah travel 
> guide seperti Lonely Planet, buku ini hanya sebuah kumpulan cerita menarik 
> selama perjalanan. Perlu kami jelaskan sebelumnya agar tidak terjadi 
> kekecewaan di belakang :)
> 
> Ini link ebook kami, silahkan diunduh, gratis:
>      
> http://www.ziddu.com/download/6088495/AloneLongwayfromHome_web.pdf.html
> 
> Segala macam saran dan kritik bisa menggunakan email ini. Terima kasih IBPers!
>

Kirim email ke