salam, kawan-2 backpackers.
saya beberapa kali melihat postingan yang muncul di milis ini mengenai Sawarna,
dan banyak dari postingan tersebut menuliskan bahwa sering menginap di rumah
Pak Hudaya, mantan Lurah dan pengrajin gitar yang cukup populer disana.
Tadi malam, saya mendapat khabar dari kawan saya (dia dapat khabar daqri Asep,
putra tertua pak Hudaya) yang menyatakan pak Hudaya telah meninggal dunia pada
hari rabu kemarin. Saya sangat kehilangan, karena beliau banyak sekali membantu
selama saya dan kawan-2 berkelana disekitar Sawarna. Jaadi untuk teman-2 yang
mengenal beliau semasa hidupnya, inilah informasi yang dapat saya berikan saat
ini.
[Non-text portions of this message have been removed]