Saya pernah dua kali ke India(2005 dan 2006), tapi untuk biaya terperinci saya sudah lupa. Yang jelas, banyak makanan yang bisa cocok dengan lidah kita, jadi enggak perlu persiapkan makanan seperti mau ke negara lain yang mahal. Perlu diketahui, kalau mau ke negara yang sekiranya makanan mahal (Eropa, Amerika, Arab), sebaiknya kita persiapkan makanan yang praktis (mie instan dan sejenisnya), lalu bawa pemanas listrik kecil. Jadi kita bisa masak sendiri di kamar hotel. Pemanas air yang bentuknya spiral itu sangat banyak fungsinya, misalnya membuat mie instan, kopi/teh panas. Tapi kalau ke India, tetap perlu bawa juga pemanas listrik kecil itu. Maksudnya agar kita bisa buat air panas untuk sekedar cuci muka sewaktu udara sangat dingin (apalagi anda mau ke daerah Kashmir). Sebab hotel-hotel yang murah, kadang-kadang air panasnya gak jalan, padahal udara dingin menusuk tulang, jadi malas kena air. Tapi saya beberapa kali complain waktu air panas tidak jalan, jadi pihak hotel membawakan ember berisi air hangat untuk saya mandi. Jangan sungkan untuk cerewet. Sebab kadangkala, airpun sangat minim ketersediaannya. Untuk tarif hotel melati, kira-kira sekitar Rp.150 ribu/malam. Harga hostel kira-kira Rp100ribu/malam. Hostelnya YMCA, tapi hanya ada di Delhi. Tapi kalau kondisi seperti losmen (hanya kamar untuk tidur saja), banyak tersedia, tapi sekali lagi, jangan mengharap banyak air di kamar mandinya. Dan hanya tempat tidur saja dan kipas angin. Itu taripnya sekitar Rp30rb-50rb/malam. Dan kita campur dengan orang2 India lokal lainnya. Orang India juga sangat senang bepergian,melihat tempat2 wisata. Kita mudah berkomunikasi karena sebagian besar bisa berbahasa Inggris. Makanan cukup murah dan harganya hampir sama seprti di Indonesia, bahkan menurut saya kadang-kadang lebih murah. Seperti samosa, harga kira-kira 300-500 perak saja per buah, enak dan kenyang lagi. Kalau mau makanan yang menyehatkan, seperti jus jeruk murni, kira-kira 6ribu/gelas. Yah, lumayan, reasonable dengan kantong kita. Biaya hidup per hari, hampir sama lah dengan biaya hidup di Indonesia. Bahkan menurut saya, bisa lebih murah karena makanan di India menurut saya lebih murah. Ini hanya pendapat saya saja. Semoga bermanfaat.
--- Pada Jum, 28/8/09, drtujdyj syjriru <[email protected]> menulis: Dari: drtujdyj syjriru <[email protected]> Judul: [indobackpacker] biaya hidup di india selama perjalanan Kepada: [email protected] Tanggal: Jumat, 28 Agustus, 2009, 2:39 AM halo member IBP saya mau tanya bagi yang pernah ke india, apakah banyak tersedia fasilitas backpacker di india? berapa kira-kira biaya hidup perhari di india? rata-rata rates hostel di india sekitar berapa? seberapa mudah transportasi di india? adakah member yang pernah travel ke north india seperti jammu-kashmir- leh? terimakasih musthofa Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer [Non-text portions of this message have been removed]
