Yang sudah dituliskan rekan-rekan masih bisa ditambah dengan deretan 
yang panjang.  Serial Indiana Jones, misalnya, mengajak kita ke situs-situs 
arkeologi eksotis seperti Tanis (utara Kairo) dan Petra (Yordania).  Serial 
James Bond, sebagai contoh lain, paling tidak membuka mata bagaimana enaknya 
menjadi milyarder (he .. he) yang dengan mudahnya hinggap di tempat-tempat 
indah dan menawan di sekujur bumi.

Selain memberi inspirasi untuk jalan, film komersial sebenarnya memiliki dunia 
tersendiri yang tidak mesti 'sesuai' dengan dunia nyata.  Apa yang kita lihat 
itu bisa jadi tidak mewakili apa yang kita bayangkan.  Setidaknya ada 3 film 
yang saya lihat dua kali.  Kali pertama sebelum mendatangi tempatnya, kali 
kedua setelah mendatangi tempatnya.

Pertama, 'The Sound of Music'.  Menurut orang Salzburg film ini memuat 
kejanggalan geografis.  Di akhir cerita dikisahkan keluarga Von Trapp-Maria 
(tokoh utama) yang akan menyelamatkan diri dari kejaran Nazi.  Mereka hendak 
menyeberang gunung.  Dalam film, negeri di seberang gunung disebut Swiss.  Coba 
perhatikan peta Eropa.  Nampak jelas bahwa gunung di seberang Salzburg adalah 
Jerman!

Kedua, 'The Spy Who Loved Me'.  Kalau ingin sekedar sekilas melihat '7 Wonders 
of Egypt' silakan mengintip film ini.  Meskipun sekadar gambar latar, rangkaian 
tempat yang didatangi (kalau tidak salah markas bos besar M) James Bond 
sepertinya diorientasi.  Dari Piramida Giza ia ke Abu Simbel (di Nubia), 
setelah itu baru ke Kuil Karnak di Luxor.  Ini tidak runtut karena dari utara 
ke selatan, lalu balik ke tengah.

Ketiga, 'Seven Years in Tibet'.  Saya baca di LP Argentina, film ini mengambil 
gambarnya di Patagonia, Argentina.  Mana mungkin Brad Pitt masuk Tibet lantaran 
ia masuk daftar cekal pemerintah Cina?  Kali pertama melihat film ini saya 
sangat terpukau.  Setelah melihat Potala dan Jokhang dengan mata kepala 
sendiri, nampak sekali bahwa gambar-gambar Potala yang ada di film tadi sekadar 
tempelan.  (Syukurlah rasa kecewa ini segera terobati saat membuka arsip foto 
di National Geographic edisi lawas di mana ada jepretan Heinrich Harrer saat 
Dalai Lama XIV mengungsi).

Selain sejenis 'disorientasi geografi' tokoh yang digambarkan dalam film kadang 
kala melecehkan ketohokannya di dalam sejarah.  Untuk urusan ini Hollywood jadi 
tersangka utama yang tak perlu membela diri.  Amerika itu negara 'baru' yang 
praktis tidak memiliki akar 'sejarah'.  Jadi bisa dimaklumi jika perilaku 
industri filmnya tidak mau menghormati sejarah orang lain.  Dalam serial film 
berlatar Kibti (Mesir kuno) Imhotep selalu menjadi tokoh jahat dan bengis.  
Padahal bagi Egyptologist, Imhotep adalah arsitek piramida Zoser yang kelak 
dinobatkan menjadi dewa pengetahuan.  Tokoh Dracula yang haus darah sungguh 
berlawanan dengan Vlad Dracul yang dipahlawankan di Transylvania, Romania.  
Orang Yunani marah besar dan memboikot film 'Troy' lantaran tokoh Oddyeseus 
yang dicitrakan terlalu sexy.  Orang Argentina juga marah lantaran Madonna 
dipilih memerankan Evita (Eva Duarte).  Bagaimana bisa diterima jika pemeran 
orang yang diusulkan menjadi 'santa'
 (orang suci) kok penyanyi dengan puluhan skandal?

Bagaimana dengan film Indonesia?  Silakan menonton 'Tjoet Nyak Dien' jika ingin 
mengintip pedalaman Aceh.  Untuk Bromo (karena bahasa gambarnya) saya lebih 
suka 'Cinta Dalam Sepotong Roti' ketimbang 'Pasir Berbisik'.  Jika mau tahu 
detil pedalam Sumba jangan lupakan 'Surat Untuk Bidadari'.

Salam dari Sangatta
11-September-2009






________________________________
From: Tito <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, 10 September 2009 11:21:50
Subject: RE: [indobackpacker] Sharing film yang menginspirasi jalan-jalan

  
Buat saya :
1. Le grand voyage - sangat memotivasi untuk haj jalan darat one in a 
lifetime...
2. motorcycle diary - amerika selatan landscape and cultures
3. 7years in tibet - tibet, what else
4.b4 sunrise and b4 sunset - austria and paris
5.laskar pelangi - babel!!
6. Da vinci code dan angels and demons paris, london, rome
7. Nothing hill - small neighbourhood in london
8. The last samurai - japanese landsape and rural culture
9. Ronin - paris and southern french
10. Australia - sepanjang film sebenarnya cuman landscape saja... :P

thnks

Sent from my Nokia Phone - Indosat 3G
-----Original Message-----
From: ng lily
Sent: 10:09:2009 19:12:22
Subject: Re: [indobackpacker] Sharing film yang menginspirasi jalan-jalan

Tibet : 7 years in Tibet 
Mesir : The Mummy
Petra, Jordan : Transformers
Beijing : The Last Emperor
UK : Harry Potter
Bromo : Pasir Berbisik

dari list film-2 anda, Vicky lumayan menggelitik.   gw demen gayanya Woody 
Allen :P
 
Lily

Recent Activity
        *  60
New Members
        *  4
New FilesVisit Your Group 
Give Back
Yahoo! for Good
Get inspired
by a good cause.
Y! Toolbar
Get it Free!
easy 1-click access
to your groups.
Yahoo! Groups
Start a group
in 3 easy steps.
Connect with others.
. 




      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke