Dear Mauli,
jangan keburu pesimis...klo kamu ada uang 4000 USD sebenernya udh cukup, tergantung kamu mau tinggal brp lama.. (min LAMA TINGGAL x 75 euro klo km bilang akan tinggal di hostel/ hotel, LAMA TINGGAL x 25 euro klo kamu tinggal di rumah sodara/ kolega) Saya dulu pernah menjawab pertanyaan seorang perempuan di milis ini ttg yg kamu takutkan, tapi malah dibalas yg kurang enak dari 2 org, tapi memang itu kenyataan yg saya lihat di depan mata, waktu saya apply visa schengen bbrp thn yg lalu. Tidak hanya terjadi di Kedutaan Denmark, ttp di kedutaan lainnya juga ada terjadi perempuan2 muda yg dpt invitation dari laki2 yg jarak umurnya sangat jauh dan hubungannya bukan hubungan sodara, pihak kedutaan agak curiga. Kalau boleh menyarankan, apalagi dgn dasar temann kamu di Denmark tidak kamu kenal dengan baik (bukan tunangan dan tidak ada bukti atas ini, belum pernah bertemu langsung), lebih baik apply visa turis aja, kamu buat itenerary akan mengunjungi bbrp negara dengan rute yg logis (ngga lompat2) dan cukup book hostel 3 hari di satu negara (jadi ngga buang2 duit). Kalau kamu kerja dan ada surat referensi kerja dari kantor, mudah2an kamu dapat visa deh. Good luck salam, sh http://oceanebleue.multiply.com http://www.facebook.com/sari.handayani1 To: [email protected]; [email protected] From: [email protected] Date: Wed, 23 Sep 2009 23:57:40 -0700 Subject: Re: [indobackpacker] Ask [lagi] Apply visa Schengen, turis visa atau sponsor? dear sahabats, Terima kasiih atas reply-nya. Tadi saya sempat menelpon Danish embassy dan bertanya tentang persyaratan sponsor dan jawabannya membuat saya agak blushing, karena ternyata yang saya takutkan malah sudah ditanyakan semua. Persyaratan standard: -Guarantor mengirimkan invitation letter, dalam invitation letter disebutkan dia akan guarantee apa saja. Financial kah, a place to stay kah, semua harus disebutkan, yang tidak biasa adalah guarantor harus menyebutkan hubungannya dengan yang di undang, apakah pacar, tunangan, atau penjajagan (?) -Copy Passport Guarantor (nah soal kemampuan financial Guarantor seperti yang di Perancis tidak disebutkan, atau itu nanti kalau di invitation letter di sebutkan dia juga akan mensponsori saya secara finansial ya?) buat saya yang belum pernah ke LN, belum pernah apply visa, dan memang ragu mengajukan sponsor karena memang sponsornya belum pernah saya temui dan hubungannya sebatas teman, agak deg-deg an juga. Apalagi sempat ditanya age gap juga, beda umurnya berapa, karena banyak perempuan2 usia 25 yg disponsori laki-laki berumur 70 tahunan dari Denmark. Saya jadi makin pesimis saja nih... :( but thanks a lot sahabats buat masukannya. Regards, Mauli --- On Wed, 9/23/09, [email protected] <[email protected]> wrote: From: [email protected] <[email protected]> Subject: Re: [indobackpacker] Ask [lagi] Apply visa Schengen, turis visa atau sponsor? To: "maulia_sari" <[email protected]>, [email protected] Date: Wednesday, September 23, 2009, 11:08 PM enurut pengalaman saya, klo memang bisa dpt sponsor akan lebih mudah untk apply visa..Sekitar 3 bulan lalu saya menghadiri medical congress yang diadakan di groningen university, belanda, dan diberikan surat pernyataan permohonan visa, dan hasilnya bs dapat visa gratis + tanpa wawancara..mungkin mauli bs tanya dulu ke temannya bisa atau tidak menyertakan nama universitas tmptnya bekerja + tmpt tinggal selama disana sehingga lbh mudah birokrasinya.. Semoga berguna Best regards GustaPowered by Telkomsel BlackBerry®From: "maulia_sari" <[email protected]> Date: Thu, 24 Sep 2009 03:39:03 -0000To: <[email protected]>Subject: [indobackpacker] Ask [lagi] Apply visa Schengen, turis visa atau sponsor? Dear sahabat-sahabat IBPers yang baik, Saya sudah pernah menanyakan mengenai apply visa Schengen dengan budget terbatas dan paspor kosong, yang banyak dijawab, akan ditolak. saya masih merencanakan ke Eropa after Februari 2010, saat ini saya punya dana pribadi sekitar 4000USD. Rencananya saya akan coba apply Schengen visa di kedutaan Denmark. Yang ingin saya tanyakan apakah lebih baik apply turis visa dengan dana yang saya miliki atau memiliki sponsor yang akan membuat pernyataan dan membuktikan bahwa dia akan menanggung kita selama kita berada disana. Kebetulan saya punya teman di Denmark yang menawarkan menjadi sponsor saya, karena katanya lebih mudah mendapatkan visa dengan sponsor. kami sudah berteman baik selama 2 tahun tapi belum pernah bertemu muka, nah takutnya akan banyak pertanyaan soal sponsor ini apalagi karena saya dan sponsor tidak pernah bertemu langsung. (sebagai gambaran, teman saya ini associate professor salah satu universitas di Denmark). November ini rencananya saya akan ke Malaysia biar paspor saya gak kosong banget pas mau apply visa Schengen, tapi bener bingung nih, mau apply visa turis atau social visit. ada yang bisa share pengalamannya? terima kasih ya. Regards, Mauli [Non-text portions of this message have been removed] _________________________________________________________________ Découvrez Windows Live Spaces et créez votre site Web perso en quelques clics ! http://spaces.live.com/signup.aspx [Non-text portions of this message have been removed]
