Tadi sempat mo posting gimana kalau gath lagi, ternyata dah keduluan sama Mas 
ARIS, 
Jakarta Journey at Sabesi sepertinya pernah dibikin kepanitiaan cuman sempat 
vakum, gimana kalau di angetin lagi
insya alloh aku siap membantu dech .... udah enggak sabar untuk dengar cerita2 
trip dari temen2 yang lain, 

tapi sehubungan dengan pasca Gempa Ujung Kulon dan status siaga Di Krakatau 
sepertinya Sabesi perlu di pertimbangkan, bagaimana kalau ke Kep. Seribu, kan 
banyak Pulau2 di sana ada Tidung, Onrus, semak daun, Untung Jawa, atau Kep 
Seribunya 



Thanks / regard 
Kang Giman
add me on your Fb at [email protected]






 



________________________________
Dari: R. Heru Hendarto <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Cc: [email protected]
Terkirim: Rab, 28 Oktober, 2009 12:49:58
Judul: Re: [indobackpacker] Re: "Ngajak jalan bareng?" ... trus bagaimana 
ceritanya?

  
Betul sekali Mas Puguh,

Hanya saya saat itu memang dapat ajakan jalan benar-benar dari teman-teman
sendiri, jadi beaya di-share bersama dan tidak ada pematokan harga seperti
sekian rupiah perpax dll. Kadang-kadang beberapa teman saat nge-trip ada
juga yang menggunakan pola men-subsidi sedikit si Tour Leader atau si
pengajak atau koordinator atau apalah, demi menghargai jerih payahnya dan
beaya komunikasi yang dia keluarkan dari kantong pribadi untuk nelpon2
booking hotel atau browsing2 informasi di internet. Subsidi itupun tidak
seberapa lah besarnya, intinya tidak ada margin berlebih yang diambil si
pengajak jalan dari para peserta.

Jadi supaya lebih gentle, seperti kata Mas Puguh, jika hendak memanfaatkan
milis ini untuk "cari nafkah", yah silakan saja japri ke masing2 anggota
untuk menawarkan programnya. Tapi tidak dengan posting di milis berkedok
mencari teman jalan tetapi buntutnya si peminat (yang sudah pengen banget
punya temen jalan ala backpack-cost sharing tentunya) malah dijebak dengan
beaya fixed perpax khas pengelola perjalanan komersial. Jika teman2 ada yang
kebetulan merasa terjebak seperti itu, mungkin bisa di-share juga ke
moderator supaya bisa diambil tindakan pencegahan berikutnya (misal warning,
reject email, banned anggota, dll).

Semangat backpack inilah yang perlu ditularkan ke yang lain, tentu saja
dalam kaidah saling menghargai, jujur dan membangun rasa solider sesama
pejalan. Beberapa kali saya nge-trip, di tengah jalan, selalu saja bertemu
backpack bule lain yang pengen gabung. Yah, mereka trust ke kita walaupun
baru ketemu (dan merasa sudah sehati gara-gara sama2 pasang tampang kere dan
gendong2 rucksack di punggung :D) sudah seharusnyalah kita balas dengan rasa
hormat yang sama. Prinsip inilah yang harus dipegang saat mengajak jalan dan
dalam perjalanan itu sendiri juga tentunya.

Menerima tantangan Mas Aris, saya si sebagai penggemar jalan2 si suka2
ajah.Kapan lagi bisa gathering yang seru, tambah pengalaman dan yang pasti
tambah teman? Terakhir acara jalan bareng kan tahun 2007, dan gathering
akhir tahun 2008. Kangen juga si bisa ngumpul2 lagi....

Hanya maaf Mas Aris, saya tidak bisa bantu2 (Mas Aris ngerti kan lokasi
saya) kecuali dari jauh. Saya kira banyak deh volunteer yang baik hati di
milis ini yang bisa dan bersedia jadi koordinator. Atau Mas Aris sendiri
bersedia..? Paling nggak merintis lah, ntar bisa diteruskan teman yang laen.
Ditunggu kesediannyaa. ... he he

Salam

RHH

2009/10/28 Aris <kunlun...@yahoo. com.sg>

>
>
> Nimbrung!
>
> Gimana kalau kita ngadain Gathering yuk.... sekalian kumpul2x..hehe!
> Dulu saya pernah usulkan ke kawan2x, kita gathering di pulau sabesi,
> akomodasi ... hamparan pantai, bawa sleeping Bag, dan perjalanan ke tempat
> gathering peserta bebas menentukan caranya sendiri..
>
> Tentu, dalam konsep ini.. harus ada kordinator.. minimal ngurus Boat ke
> kesabesi dan Makan.
>
> Mas heru! Piye... mau jalan bareng lagi? Ayoookkkk... ...
>
> Sekedar share, perjalanan backpacker umumnya akan selalu ketemu teman,
> kadang selalu saja ngajak barengan, ASAL: tujuannya sama, minat sama... dan
> tentu! Paling utama kalau merasa kurang cocok gampang memisahkan diri
> Tampa harus punya ketergantungan sama siapa pun.
>
> Share: ini cerita lucu.. belum lama, ada backpacker USA nebeng trip.. saya
> bilang, boleh aja.. dia bilang, saya takut hilang kalau jalan malam di
> Hutan..
> Atau ada juga backpacker yang keliling sana2x utk ngajak ikut trip, karena
> alasanya ke tempat tujuan harus pake carter..padahal ada Backpacker
> organizer nya... disini memang ada pihak yang di untungkan.. umumnya
> penduduk lokal.
>
> Nah, yang susah ketika ada yang ngajak jalan bareng.. dimilist, saya
> sendiri belajar dari pengalaman massa dalam beberapa Trip yang dulu kita
> coba perkenalkan di IBP, kesannya ya kadang teman2x menganggap yang ngajak
> jalan bareng kayak Agen, organizer tampa berbayar jasanya...hehe!
>
> Tapi dari situ ada ratusan kawan2x yang sekarang sudah menjadi pejalan
> cerdik, awalnya sih.. pengennya beres, takut kesana dan kesini...
>
> Tips:
> Kalau ada yang ngajak jalan bareng, yang perlu di perhatikan adalah tempat
> tujuan, lihat agendanya.. alias itinerary,budgetnya (jangan sampe ngutang ke
> teman) perlengkapan. . dan paling penting, kalau merasa ternyata di
> perjalanan kurang cocok, harus siap2x memisahkan diri.. begitu. Kalau
> cerita ikut agen, kalau memang ternyata lebih murah! Kenapa tidak.. tapi
> faktanya kan tentu lebih mahal.. karena agen kan juga manusia yang bekerja
> dari kehidupan pariwisata.
>
> Tips lainnya, perhatikan destinasi.. saya pernah di ikuti teman, eh teman
> saya ternyata anak Mall.. mosok ke hutan pake sepatu shopping.... hehe!
>
> Salam
> ARIS
>
>
> -----Original Message-----
> From: indobackpacker@ yahoogroups. com <indobackpacker% 40yahoogroups. 
> com>[mailto:
> indobackpacker@ yahoogroups. com <indobackpacker% 40yahoogroups. com>]
> On Behalf Of puguh_imanto
> Sent: Wednesday, October 28, 2009 11:21 AM
> To: indobackpacker@ yahoogroups. com <indobackpacker% 40yahoogroups. com>
> Subject: [indobackpacker] Re: "Ngajak jalan bareng?" ... trus bagaimana
> ceritanya?
>
> Temans;
>
> Beberapa waktu yang lalu temen2 moderator mailing list sempat kerepotan
> membedakan mana email yang 'iklan penyelenggara perjalanan' mana 'yang cari
> temen jalan'.
>
> Mungkin ada baiknya kalo ada temen2 yang merasa terjebak dengan undangan
> 'cari temen jalan' tapi berujung 'penyelenggara perjalanan', silakan
> disampaikan ke moderator mailing list.
>
> Dulu saya usul, untuk 'cari temen jalan' dari awal harus jelas
> term&condition- nya; bahwa 'biaya dibagi bersama'.
>
> Apakah bisnis penyelenggara perjalanan bisa memanfaatkan milis ini? Rasanya
> bisa. Yaitu dengan menghubungi penanya secara langsung dan memperkenalkan
> diri dengan jelas bahwa yang bersangkutan memang 'penyelenggara
> perjalanan'.
> Dan jangan dengan menjaring konsumen berkedok cari temen jalan.
>
> Tabik,
> Puguh
>
> --- In indobackpacker@ yahoogroups. com <indobackpacker% 40yahoogroups. com>,
> "R. Heru Hendarto" <heruhendarto@ ...>
> wrote:
> >
> > Dear Temans,
> >
> > Share juga ya..
> >
> > Saya pernah posting ajakan jalan bareng dan ikut juga acara jalan bareng
> > yang ditawarkan. Pertama kali ya ikut ajakan ke P Seribu dan seperti kata
> > iklan, kesan pertama begitu menggoda. Dari situ ketemu beberapa teman
> yang
> > terus-an kontak2 dan ajak2 kalo pengen jalan lagi. Selanjutnya ikut lagi
> > acara jalan IBP ke Cilacap-Pangandaran -Green Canyon, lebih berkesan lagi
> > karena selain bertemu teman2 eks P1000, ketemu lagi teman2 baru yang jauh
> > lebih banyak. Dari situlah, mengutip kata teman, kami tidak terpisahkan
> lagi
> > ha ha ha...
> >
> >
> > 2009/10/27 ken_lanang <ken_lanang@ ...>
> >
>
> 
>

-- 
------------ --------- --------- --------- --------- -------
Kabaena Camp-D3W North Pit; S 5 deg 25.73 min/E 121 deg 59.43 min
YM : heru_hendarto

[Non-text portions of this message have been removed]





      Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang 
Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke