Hai, Menurut saya panduan sangat penting, tapi LP cuma salah satu panduan aja (yg mahal utk ukuran saya). Panduan yg biasanya saya ambil sih dari www.virtualtourist.com lumayan, bisa kontak langsung member yg penduduk lokal..
Saya jadi ingat cerita (novel) yang berjudul Honeymoon with my brother, cerita tentang cowok amrik yang batal nikah, dicampakkan tunangannya, patah hati, terlanjur beli tiket utk honeymoon pula, akhirnya tiket honeymoonnya dia pake traveling bareng adiknya, trus dia jadi keterusan traveling keliling dunia. Di novel ini, sebagaimana bule-bule kebanyakan, mereka menggunakan buku Lonely Planet sebagai panduan. Ceritanya suatu waktu dia mau makan di salah satu restoran yg direkomendasikan di LP, waktu mereka habis buat cari alamat restoran tsb , trus pas akhirnya berhasil makan di restoran tsb, dia liat semua pengunjungnya turis2 yang bawa buku LP. Dia ngerasa bego sendiri, katanya serasa anggota jemaat Lonely Planet lagi beribadah di restoran tsb. Sejak itu dia ngga mau terlalu berpatokan sama LP, kalo emang nemu sesuatu yang asik ya lakukan aja!!! ;-) cheers, ________________________________ From: luciana liestiyo <[email protected]> To: [email protected] Sent: Sun, November 1, 2009 5:22:57 PM Subject: [indobackpacker] Lonely Planet, seberapa pentingkah? Dear IBPeers... Sebagai new bie dalam dunia jalan - jalan, saya ingin minta masukan temen2... sebenernya seberapa pentingkah buku Lonely Planet untuk 'petunjuk' kita ke destinasi baru? Seberapa besar bahayanya kalau kita tidak memiliki / membacanya? Kalau kita hanya mengandalkan catper rekan - rekan ibp dan hasil searching di google saja, apakah cukup? Terimakasih atas saran teman2 Best Regards, Lucy bitelucy.blogspot. com [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
