Malela adalah nama air tejun atau curug biasa nya orang sunda menyebut nya
terletak di Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat.Perjalanan
dapat di tempuh selama kurang lebih 10 jam dari jakarta (berehnti-berhenti)
atau 7 jam kalau langsung tanpa istirahat dan lenyeh-lenyeh.Kondisi jalan
menuju desa cicadas sangat rusak parah,mobil yang kami kendarai pun sesekali
berbenturan dengan batu dan slip di karenakan kondisi yang becek habis di landa
hujan.Jarak 5 KM pun bisa jadi satu jam,kira-kira bisa di bayangkan gimana
jalan nya.
Sesampainya di desa Cicadas mobil kita titipkan ke kantor Lurah dan di
lanjutkan dengan Ojek motocross di karenakan kondisi jalan yang tidak mungkin
di lalui oleh mobil.Jalan yang naik turun berbatu dann becek terasa sangat
mudah di lalui oleh tukang ojek kami .Perjalanan dengan motocross ini bisa di
bilang menu pembuka dari perjalanan 2 hari 2 malam kami di Malela.Tidak sampai
satu jam kita sudah sampai di jalur terakhir yang bisa di lalui kendaraan.
Selanjutnya kita harus jalan kaki treking untuk sampai ke curug nya,dari jalur
ini pun kita sudah bisa melihat curug nya.First impression saya yang pasti
terkagum-kagum melihat nya dengan aliran air yang deras dan ukuran yang sangat
besar,bisa di bilang versi kecil nya Niagara Fall.
medan treking yang kita lalui tidak semudah yang saya bayangkan atau saya
lihat.beberapa kali terpeleset padahal belem seberapa jalan nya. 30 menit
kemudian kita sampai di tempat perisitirahatan atau bale-bale petani yang ada
di tengah-tengah sawah. berhubung kita bawa kompor dan camping gear jadi kita
sempatkan buat kopi di sana sebelum jalan lebih jauh lagi.Dari tempat ini Curug
nya sudah terlihat sangat jelas,namun sekali lagi pandangan bisa menipu jarak.
Perjalanan kami lanjutkan karena mengingat waktu yang makin siang.Kali ini kita
harus menuruni sawah dan dengan jalur treking yang lebih kecil,lebih
terjal,lebih licin di karenakan hujan,dan sebelah kiri kita jurang yang sudah
menganga menanti mangsa nya.Jalur yang kita lalui kali ini benar-benar berat
kalau menurut saya yang baru bebrapa kali treking,bahkan salah satu dari kami
nyaris masuk jurang karena terpeleset.Sangat di sarankan memakai sepatu yang
khusus untuk medan seperti ini.Waktu tempuh nya hampir 2 jam dari titik
terakhir istirahat,tanpa berhenti sama sekali karena tidak ada tempat untuk
kita duduk atau istirahat sejenak.
Air terjun yang kita nanti-nantikan akhir nya ada di depan mata setelah
perjalanan yang cukup jauh dan mempertaruhkan nyawa untuk melihat nya,memang
benar-benar indah dan massive air terjun ini.Tidak cukup dengan kata-kata
menggambarkan keagungan NYA.Berhubung kita trip Camping semi photography jadi
kami bermalam di kawasan curug nya.Hanya ada satu tempat untuk mendirikan tenda
di sini dan benar-benar di depan curug itu sendiri,bisa di bayangkan kita
bangun pagi ketika buka tenda langsung di sambut pemandangan Malela.
sekian sharing saya mengenai Malela ,Kecantikan air terjun yang tersembunyi
tips bagi yang berminat ke Malela:
* Niat dan keberanian
* Sepatu treking sangat di sarankan dan vital sekali
* bekal makan dan minum yang memadai
* jas hujan
* bakar sampah pelastik sebelum pulang,untuk menjaga keasrian nya
untuk foto nya bisa di lihat di
http://mustofawalker.wordpress.com/2009/11/16/malela/
[Non-text portions of this message have been removed]