halo terusty, saya sowan ke KL bulan oktober 2009, bersama satu orang teman (perempuan juga), dan pengalaman saya sih fine2 aja tuh. terus terang, sebelum berangkat ke sana, saya juga punya kekuatiran yang sama dengan kamu, tapi toh ternyata saya mendapati orang2nya (baik etnis melayu maupun cina) ramah dan bersahabat ketika saya tanyai soal jalan dsb.
saran saya sih, dan ini saya praktekkan selama di sana, gunakan saja bahasa inggris ketika berkomunikasi (maaf, kalo kuatir dikira tkw), baru bahasa indonesia jika perlu. soal tune hotel yang di downtown KL, saya belum pernah coba. tapi saya waktu itu menginap semalam di tune hotel dekat bandara LCCT. saya tulis pengalaman tersebut di blog saya. overall, menurut saya kamarnya sangat nyaman meskipun sempit. kalo buat tidur saja sih sangat memadai. kebetulan waktu itu saya booking pas ada diskon, cuma 64.000 untuk satu malam, jadi worth it banget tuh :D tempat yang waktu itu saya kunjungi: batu caves, genting (sebenarnya saya kurang suka tempat ini, tapi pengalaman naik cable car-nya layak dicoba), ikea, twin tower dan KLCC-nya, dan bukit bintang. selama di KL, saya berhasil enggak naek taksi sekalipun, jadi mungkin kamu bisa cobain juga. transportasinya cukup bersahabat kok jadi mo ke mana2 ya tinggal naek monorail, LRT, atau bis saja. have fun! keshie backpacker-wannabe.blogspot.com [Non-text portions of this message have been removed]
