Mbak Ambar,

Mungkin tentang Cross Border fee pernah dibahas sebelumnya, tapi aku cuma mau 
sharing aja.

Oktober lalu beli tiket AA ke Krabi yang terpecah jadi 4 tiket, semua 
pembayaran menggunakan Mastercard dari salah satu bank penerbit. Pada saat 
penagihan muncul ada perbedaan harga pada salah satu tiket, aku konfirmasi 
dengan pihak bank katanya itu adalah tagihan dari pihak AA dan bukan tagihan 
tambahan dari bank penerbit kartu kredit. Sedangkan aku cek ke AA itu adalah 
Cross Border fee yang ditagihkan oleh bank penerbit kartu.

Ternyata yang terjadi adalah pada saat transaksi online diinformasikan bahwa 
jalur bank penerbit kartu di Jakarta sedang sibuk sehingga diproses melalui 
bank penerbit kartu di Singapura. Disinilah beban biaya Cross Border itu 
timbul, yang menarik dari empat tiket tujuan (kode booking beda) hanya satu 
yang kena Cross Border fee ini, tapi untungnya cuma satu yang kena hehehe.

Aku sih pernah dengar tentang Cross Border fee ini tapi baru sekarang ngalami 
dan ngerti. Mungkin pengalaman memang guru yang paling berguna ya....hehehe.....

Ardi

Sent from my Nokia phone
-----Original Message-----
From: Ambar Briastuti
Sent:  24/11/2009 04:27:46
Subject:  [indobackpacker] Guidelines Memesan Tiket Murah Airasia: Freeseat dan 
Marketing  Gimmick


7. Mewaspadai Pajak Bandara (Airport Tax) tidak termasuk dalam harga
tiket. Di Indonesia, tiap bandara juga menerapkan tarip berbeda antara
domestik dan internasional. Untuk Jakarta, domestik bertarip 40ribu
dan internasional adalah 150ribu. Sedangkan di Yogyakarta berlaku
25ribu dan 150ribu. Sedangkan bandara di Cambodia menerapkan USD$25.
Malaysia sendiri menerapkan pada rute2 tertentu, yang biasanya adalah
operator Airasia X. Misalnya Taipei-Malaysia atau London-Malaysia.

Kirim email ke