Terima kasih teman-teman atas informasinya. bener-bener berguna dan bermanfaat. Alhamdulillah dari millist ini selain saya nambah teman dapet info pula.. . Kmaren coba-coba googling tempat belajar diving. ada juga beberapa dari temen IBP yang bahkan kasih informasi langsung dimana dan berapa. Range yang ditawarkan juga bervariasi, dari 2 juta yang sudah dengan biaya akomodasi (penginapan plus makan), ada yang 3,5 juta (tapi belum penginapan). nah pertanyaan lagi nih, dari beberapa yang saya google, beberapa tempat belajar diving sertifikatnya bukan PADI tapi ADS-I. apakah selain PADI masih bisa berlaku? Bedanya apa antara PADI dengan ADS-I?. punten ya atas ketidak tahuan saya.. mohon masukannya lagi.. terimakasih.
--- On Mon, 12/7/09, Adolf Izaak <[email protected]> wrote: From: Adolf Izaak <[email protected]> Subject: Re: [indobackpacker] Tempat diving yang bagus, aman dan murah To: [email protected], "handukbasah79" <[email protected]>, "Wahyu H" <[email protected]>, "dasutanto" <[email protected]> Date: Monday, December 7, 2009, 9:26 PM Kalau bicara spot dive yang bagus....IMHO, bersyukurlah tinggal di negeri ini yang dikaruniakan bawah laut yang indah. Mulai dari P.Weh di ujung Barat Indonesia sampai di wilayah Timur Indonesia, Raja Ampat. Berbanggalah kita bahwa dive spot yang diakui terbaik, terbagus dan terindah di planet ini ada di negeri ini yaitu Raja Ampat. Dari sekian banyak dive spot di negeri ini beberapa yang populer di Kep Seribu, Bali, Bunaken. Populer dalam arti masih oke. Kep Seribu, walau visibility normal rata 5 meter, masih oke lah. Bandingkan Spot di Tulamben, Bali, Bunaken, rata-rata minimal 20 meter...ck.. .ck...Tapi tuk mereka yang di Jakarta, Kep Seribu dan Sanghyang tetap menjadi alternatif baik tuk belajar maupun fun dive. Tuk diving, tidak serta merta harus sertifikat. Tetap bisa tanpa sertifikat namun waktu turun tetap prosedural. Yang mendampingi- nya pun harus lah sudah bersertifikat Dive Master. Istilahnya Discovery Scuba. Ada juga yang memakai istilah lain seperti Intro Dive, dll, yang intinya seperti itu. Biasanya yang ikut discovery Scuba terbatas maksimal 7 meter selama maksimal 15 menit. Sebelum turun ada breafing yang wajib di patuhi. Pun saat di bawah, ybs akan di tempel dan di awasi ketat kondisinya. Apabila panik 'n terlihat tidak nyaman/enjoy, dive master tidak segan-segan membatalkan penyelaman. Kalau Dive Master yang disipilin akan lakukan itu. Tidak peduli ybs sudah bayar mahal dan lunas. Mohon maaf saya kurang setuju kalau menganggap dive center hanya mengejar rupiah sehingga yang non sertifikat pun bisa dive. Pengalaman saya pribadi pertama kali di P.Sepa (Discovery) oleh salah satu dive center diberikan GRATIS. Waktu itu saya langsung di ajak oleh salah satu owner Dive center yang bermarkas di P.Sepa. Turun di 7 meter selama kurang 15 menit. Semenjak itu jadi suka dive, belajar, ambil sertifikat, 'n nikmati dive sampai sekarang. Yang tidak boleh adalah kalau guide yang handel Discovery belum punya sertifikat Dive Master. Nah yang ini berbahaya. Baru-baru ini di P.Pramuka saya hanya bisa geleng-geleng kepala manakala ada guide, yang rupanya baru level A-1 atau open water, berhasil mengajak tamunya tuk night dive. Tamunya mau lagi...ck... ck....Ya wis...risiko di tanggung ybs dech. Tuk kursus diving, di Jakarta, Bali, Bunaken, buanyak....bahkan boleh dibilang sangat banyak. Harga-nya kompetitif. Cuma...ya itu tadi...kita jangan tergiur dengan harga murah 'n meriah, yang akhirnya menjadi "M3", murah-meriah- murahan. Ada harga standar yang kalau sekarang sekitar 3 - 3.5 juta sudah all ini. Itu harga normal. Ada juga yang menawarkan 5 juta. But, kalau ada menawarkan harga di bawah 1 juta sudah all in....hhhhmmmm. .......?? ? Adolf ----- Original Message ----- From: "dasutanto" <dasuta...@yahoo. com.tw> To: <indobackpacker@ yahoogroups. com>; "handukbasah79" <anda...@yahoo. com>; "Wahyu H" <[email protected]> Sent: Monday, December 07, 2009 6:10 PM Subject: Re: [indobackpacker] Tempat diving yang bagus, aman dan murah kalo boleh sekedar saran, diving lebih baik cari yang aman daripada murah, karena kalau dapet operator (guide) yg ga bertanggung jawab, resikonya bisa lumpuh sampe nyawa melayang (kalau boleh sharing dari blog-nya mbak trinity TNT http://naked- traveler. com/2009/ 06/20/oh- nyawa/ ). kalo sekedar pengen liat2 underwater world dengan resiko yg lebih kecil bisa coba snorkling. di banyak tempat yang air-nya cukup jernih, dari permukaan sudah bisa liat banyak pemandangan bawah laut yg indah2. untuk yg tanpa sertifikasi (sekedar mau coba2 dulu) ada beberapa operator yang menyediakan discovery dive (ini saya pernah ikut sebelum sertifikasi) . tapi jujur aja, setelah punya sertifikat sendiri kamu bisa lebih enjoy dive trip kamu, karena kamu sudah dapat bekal teknik dan ilmu. tentu aja tergantun dari level apa yg kamu ambil. tempat kursus/ sertifikasi diving di indonesia sangat banyak sekali, saya juga baru2 ini ambil sertifikasi, kebetulan di Bali. Kalau niat diving sampe ke mancanegara bisa consider ambil sertifikasi yg diakui internasional. PADI yg di-sebut2 tadi salah satunya. kalau pertimbangannya biaya, tinggal cari yang dekat dengan tempat tinggal, dengan sendirinya biaya transport berkurang banyak, bahkan bukannya ga mungkin biaya penginapan juga bisa dihemat. sekedar sharing pengalaman pribadi, kalau ada salah mohon dikoreksi. Salam, Dewi [Non-text portions of this message have been removed]
