Ikut komentar, boleh kan ?
Yg mas Aris bilang itu bener banget
Menteri Pariwisata bisa memberikan dampak positive/negative thd dampak 
pariwisata di Ind
Dia seharusnya yg mencintai wisata dan mempertahankan situs2 peninggalan 
nenek moyang kita
Dia seharusnya yg memberdayakan potensi2 wisata di negeri ini agar bisa 
dioptimalkan dan dinikmati oleh bnyk orang dg memberikan fasilitas umum 
misalnya jalan yg enak menuju ketempat wisata. Spt contoh betapa indahnya 
Curug Malela (Bandung) dan Curug Bojongkoneng (Bogor)  yg letaknya tidak 
jauh dari Jakarta, tapi untuk mencapainya perlu perjalanan yg sulit, pake 
berjalan kaki sekitar 1 jam....coba kalau jalan nya enak dan bisa dicapai 
dg kendaraan, yakin banyak banget yg akan kesana, krn letaknya tidak jauh 
dari Jakarta.
Juga misalnya Sawarna dg pantai Ciantir, Pantai P Manuk, Pantai Tanjung 
Layar bisa dijadikan wisata alternative setelah Anyer & Carita
Kami baru dari sana, untuk menuju pantai Ciantir mesti lewat jembatan 
gantung, mobil/motor blm bisa sampai tepi pantai Ciantir, tapi disana 
sudah ada org bule yg membuat rumah panggung, lalu kata penduduk setempat 
orang2 Australia sudah membeli lahan disekitar pantai tsb
Rasanya kita harus berbuat sesuatu, kalau memang pemerintah tidak bisa 
diharapkan......

Tks n rgds,
Enny Sudarmanto




"Aris" <[email protected]> 
Sent by: [email protected]
17-Dec-2009 07:49
Please respond to [email protected]

 
To
[email protected]
cc

Subject
RE: [indobackpacker] Pandangan orang Asing - usul membuat leaflet






 
Nambahin..
Ini cerita tentang Menteri Pariwisata, kalau saya jadi Presiden, saya akan
ganti menteri pariwisata yang sekarang!
Tapi, karena Pemerintahan kita di pimpin berdasarkan Balas Budi, alias 
harus
Ingat sama yg katanya dulu Nolongin..
Ya, begitulah..

Mestinya menteri Pariwisata yang Paham dan suka Adventure.. kalau Cuma 
suka
Jalan-jalan alias plesiran doing, dia taunya Cuma Bali, Borobudur, 
bunaken,
Toraja.. kenapa? Karena destinasi di indonesia kebnayakan sedikit butuh
petualangan, kecuali bali, mungkin Yogya atau Bukit tinggi ini mah,
destinasi utk pleasiran.

Padahal Indonesia cocok Banget utk International destinasi dengan Marine
Tourismnya..
Tahun ini, indonesia bisa di Bilang kebanjiran Turist Prancis, why? 
Katanya
presiden Sarkozi, pernah adventure trip di Indonesia, dia juga hiking ke
Kawah Ijen... efeknya, rata2x turis prancis pengen ke Kawah Ijen. 
Akomodasi
Catimor sampe overload selama bulan Juni-September, sampe rumah2x penduduk
di Blawan di pakai utk menginap Turis2x ini.

Coba kalau Menteri kita, misalnya.. Hiking ke Gunung Halimun, 
memperkenalkan
ekowisata nya, tentu akan terus di tonton di TV, tentu aka nada banyak 
orang
Indone utk mengenal Ekowisata, 
Kalau menteri nya Naik semeru, tentu aka nada banyak orang akan mengenal
gunung semeru..
Kalau Menteri nya snorkel and Dive... di beberapa pulau2x exotic, pasti
banyak orang akan mengenal dan Ingin kesana.

Lucunya? Beberapa taon silam Menteri PU, yang suka Adenture.. Naik 
Rinjani,
RIM ke Danau, di semen dan dibuatkan Tangga sama pemda setempat... LOL!
Kalau presiden kita mau hiking ke Kawah Ijen, entar Pemda bisa Ngas pal ke
RIM kawah Ijen, ... Ini Pola Pikir Government kita.
Asal bapak senang! Padahal sejak Trek ke Semeru di konblock dengan katanya
hamper Rp. 2 Milyar, rata2x turis asing terheran2x dengan Trek yg 
seharusnya
Natural, malah di Pasangi Conblock, panjangnya hamper 4 kilometer!

Sebenernya, sebelum membuat Leaflet, yang perlu di pahami. Pariwisata
indonesia di benahi dulu, terutama orang2x nya.. karena agak aneh! Begitu
banyak Tamu datang, Dinas Pariwisata mengakali dengan Proyek... Bikin 
Tangga
lah, Bikin Selter lah, padahal Natural trek lebih bagus.

Atau, sekalian.. Invest yang Gede, missal Bikin Kereta Gantung dari
Pananjakan ke Kawah Gunung Bromo, Top bgt..

Kendala nya, Pemerintah khususnya Dinas pariwisata.. mereka kebanyakan tak
Paham pariwisata, beberapa kali Jumpa, mrk juga banyak tak tau daerah yang
mereka sendiri.. 

Salam
ARIS

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:
[email protected]]
On Behalf Of budiman ginting
Sent: Wednesday, December 16, 2009 9:12 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [indobackpacker] Pandangan orang Asing - usul membuat leaflet

Saya sangat setuju sekali dengan usulan rekans IBP, dan usul saya dengan
dimotori Indobackpacker, kita minta agar Menteri Pariwisata dalam program
100 harinya, menerbitkan leaflet tentang potensi daerah/lokasi wisata di
Indonesia, katakanlah program  10 juta leaflet, dimana foto2nya akan
disumbangkan oleh teman2 IBP, kita bisa lihat Malaysia dengan motto 
Malaysia
truly asia nya, disetiap hotel, restoran, hingga hostel tingkat 
Backpakers,
banyak sekali leaflet yang bisa kita temukan dan alat promosi itu, yang
terbawa oleh kita Pulang ke Indonesia, akan menjadi daya tarik bagi yang
melihatnya, sehingga Malaysia sangat berhasil dengan banyaknya tourist 
yang
datang ke Negaranya. semoga dapat membuka mata dan cakrawala pihak yang
terkait dalam meningkatkan dunia parawisata kita

Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih
cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis.
Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke