saya setuju dengan pendapat mba Sari Musdar, yg tidak sependapat soal kutipan 
"mungkin krn saat ini berada di bwh kekuasaan muslim",,  dan juga "...Apalagi 
Borobudur sekarang berada di komunitas Muslim...."

gak ada hubungannya ama muslim.saya bukan mengangkat unsur SARA.
ulah turis tak sadar wisata lah yg bikin Borobudur tampak tak di segani,, dan 
ada unsur tak menghargai Borobudur sbg t4 ibadah umat Budha lah yg bikin 
segelintir orang itu (apapun agamanya) seenaknya ketika berkunjung di 
borobudur..



salam

nasrudin ansori

--- In [email protected], Sari Musdar <smus...@...> wrote:
>
> Maaf, sy kurang setuju dgn pernyataan "mungkin krn saat ini berada di bwh 
> kekuasaan muslim". Jgn krn kelakuan oknum turis yg tdk menghargai warisan 
> budaya, lalu menyalahkan phk lain. Borubudur msh tempat peribadatan umat 
> budha, saat mereka mengumpulkan air suci & beribadat di sana. Anda tahu 
> relief candi adalah cerita wayang yg dekat sekali utk org jawa yg beragama 
> apapun. Apa tiket msk yg tdk seberapa itu -compare to museum/gereja di eropa- 
> cukup utk mengelola?  Salam,
> sh
> http://oceanebleue.multiply.com
> 
> To: [email protected]
> From: botsos...@...
> Date: Sun, 27 Dec 2009 17:31:29 -0800
> Subject: [indobackpacker] Borobudur yang Malang
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 
>   
> 
> 
>     
>       
>       
>       Dear Milister...
> 
> 
> 
> Saya baru saja kembalid ari tur jawa Borobudur - Dieng - Semarang 
> 
> Memang bukan tur Backpacker, secara saya menggunakan kendaraan pribadi/rental 
> kesana, ada beberapa catatan penting,khususnya tentang Borobudur..
> 
> Borobudur adalah kebanggan bangsa Indonesia, tidak hanya suku bangsa Jawa 
> tetapi seluruh Nusantara. 
> 
> Ini adalah perjalanan pertama saya ke Borobudur. Megah, Indah dan 
> Mengagumkan. Saya hampir tak percaya kalau pada abad ke 7, bangsa ini bisa 
> membangun sebuah maha karya semegah ini.
> 
> Tapi kekaguman saya segera hilang melihat tingkah polah anak cucu bangsa 
> iniyang tidak menghargai hasil karya nenek moyangnya. Beberapa patung Budha 
> rusak tak berkepala. Pengunjung seenakya menduduki stupa dan ornamen Buddha 
> lainya. 
> 
> Borobudur jadi hilang auranya. Bangunan megah ini taklebih seperti monumen 
> besar saja. Sangat di sayangkan, mengapa pemda Jateng tidak memperlakukan 
> Borobudur lebih baik. Beberapa tempat harusnya di tutup. Jumlah pengunjung 
> yang memasuki bangunan candi harusnya dibatasi jumlahnya, dan dibatasi jam 
> kunjungannya. Dengan demikian, kesakralan Borobudur tetap terjaga.
> 
> Ato mungkin sebaiknya Borobudur dikembalikan fungsi nya sebagai tempat suci 
> umat Budha kali ya....biar denyutnya tetap terasa. 
> 
> 
> 
> gimana pendapat kawan2 milister??
> 
> 
> 
> Salam
> 
>  
> 
> Bot Sosani Piliang
> 
> Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream
> 
> www.botsosani.wordpress.com
> 
> Hp. 08123885300
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>     
>      
> 
>     
>     
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>   
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>                                         
> _________________________________________________________________
> Tchattez en direct en en vid�o avec vos amis !
> http://www.windowslive.fr/messenger/
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke