Sedih boleh sedih, tapi sebenarnya yang jadi akar permasalahan pendidikan soal sejarah di Indonesia menempati urutan kesekian, padahal kita tahu bangsa yang besar bangsa yang menghormati sejarahnya.
Soal patung budha yang tidak berkepala sudah terjadi lama sejak dilakukan restorasi (pernah baca buku luar tentang sejarah borobudur) dari foto2 dijaman itu (sebelum kita merdeka) sudah banyak patung yang tidak berkepala karena rusak. Hal ini terjadi karena sebelumnya borobudur ditimbun oleh tanah demi menyelamatkan dari orang asing. Restorasi borobudur sendiri memakan waktu cukup lama, bahkan terakhir restorasi besar dilakukan waktu indonesia sudah merdeka. Mungkin kita perlu mengajak semua masyarakat lebih melek sejarah dan mau menghormati sejarah Indonesia. Raswan 2009/12/28 Bot S Piliang <[email protected]> > Dear Milister... > > Saya baru saja kembalid ari tur jawa Borobudur - Dieng - Semarang > Memang bukan tur Backpacker, secara saya menggunakan kendaraan > pribadi/rental kesana, ada beberapa catatan penting,khususnya tentang > Borobudur.. > Borobudur adalah kebanggan bangsa Indonesia, tidak hanya suku bangsa Jawa > tetapi seluruh Nusantara. > Ini adalah perjalanan pertama saya ke Borobudur. Megah, Indah dan > Mengagumkan. Saya hampir tak percaya kalau pada abad ke 7, bangsa ini bisa > membangun sebuah maha karya semegah ini. > Tapi kekaguman saya segera hilang melihat tingkah polah anak cucu bangsa > iniyang tidak menghargai hasil karya nenek moyangnya. Beberapa patung Budha > rusak tak berkepala. Pengunjung seenakya menduduki stupa dan ornamen Buddha > lainya. > Borobudur jadi hilang auranya. Bangunan megah ini taklebih seperti monumen > besar saja. Sangat di sayangkan, mengapa pemda Jateng tidak memperlakukan > Borobudur lebih baik. Beberapa tempat harusnya di tutup. Jumlah pengunjung > yang memasuki bangunan candi harusnya dibatasi jumlahnya, dan dibatasi jam > kunjungannya. Dengan demikian, kesakralan Borobudur tetap terjaga. > Ato mungkin sebaiknya Borobudur dikembalikan fungsi nya sebagai tempat suci > umat Budha kali ya....biar denyutnya tetap terasa. > > gimana pendapat kawan2 milister?? > > Salam > > Bot Sosani Piliang > Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream > www.botsosani.wordpress.com > Hp. 08123885300 > [Non-text portions of this message have been removed]
