Nambahin ajah, sekitar seminggu lalu (coba digging di google news) ada kerusakan lift di gedung tertinggi membuat kepanikan sekitar 15 orang didalamnya. Pihak hotel masih menutup dan mencari tahu penyebab macetnya lift. Kata mereka (lewat keterangan pers) karena minat pengunjung yang membludak (?) membuat mereka tidak mengantisipasi. Kabar terakhir, mengunjungi lobby tidak bayar (fee dihapus) jadi mungkin ini yang jadi daya tarik pengunjung makin tinggi.
Ini opini pribadi yaks, Dubai aman kalau kita berdua atau berkelompok perempuan. Sebagian besar sopir taksi adalah pendatang, baik dari negara Asia seperti Nepal, India ataupun Pakistan. Sebaiknya tanya dulu di bagian informasi. Terlebih pertimbangkan 5 jam itu apakah cukup untuk mengunjungi gedung tertinggi (tidak termasuk antri dan transport pp). Saran aja: coba dilihat lagi di peta, jarak bandara dengan lokasi Al Buruj dan perkiraan menitnya (asumsi ndak pake public transport seperti bis/kereta). Salam, ambar --- In [email protected], gathi subekti <kaacha...@...> wrote: > > > > wah seperti kurang aman tuh..lagi pula setau saya saat ini gedung tersebut > sedang di tutup untuk umum karena masalah konstruksi... > > lagi pula jalan-jalan di bandara dubai juga sangat menyenangkan, seperti mall > banyak toko2 bagus di sana. Banyak fasilitas tambahan yang di berikan juga. > dan menurut saya lebih aman tetep stay di bandara dari pada kluar bandara > yang belum pasti tingkat keamanannya. > > > ________________________________ > From: Sophie Nurbani <sophie.nurb...@...> > To: "[email protected]" <[email protected]> > Sent: Mon, February 15, 2010 1:39:28 AM > Subject: [indobackpacker] Dubai > > > > Dear BPers, > > Kalau kita transit di Dubai jam 12 malam selama 5-6 jam, apakah aman naik > taxi (wanita semua) untuk ke Burj Al Arab (bisa masuk ke lobby khan?). Dan > kalau mungkin mau ke The Burj juga yang baru diresmikan sebagai gedung > tertinggi di dunia. Berapa jauh dari airport ke kedua tempat ini, apakah Euro > bisa dipakai disana? > > Terima kasih. > > Sophie >
