Saya sendiri shalat dimana saja selama tempatnya bersih, tidak kotor dan najis. Paling sering di alat transportasi (pesawat, KA, bis umum) atau di terminal/ stasiun KA atau di pelataran parkir atau taman umum/ public park dan tempat2 lain yang tak mengganggu orang . Tinggal cari space kosong yang bersih dan sepi lalu gelar sajadah atau koran. Pastikan kemana2 bawa kompas dan tahu setting kiblat, karena tiap tempat berbeda. Sedapat mungkin berwudhu, kalau tak ketemu air baru tayammum. Juga, jangan hiraukan tatapan heran dari orang2 di sekeliling, just do it. Shalat tak melanggar hukum negara manapun kok (kecuali di tengah rel kereta, he he). Semoga bermanfaat
salam, Heru Susetyo On 2/16/10, ajeng s <[email protected]> wrote: > > > > Dear rekan ibp-ers,Perkenalkan, nama saya ajeng, sebetulnya anggota lama > dari milis ibp, tapi selama ini hanya anggota pasif saja.Kali ini saya ingin > bertanya terutama kepada rekan2 yang sudah berpengalaman backpacking ke luar > negeri. Kalau sedang sightseeing di kota/negara di luar negeri yang > mayoritas penduduknya bukan Muslim, dimana kira2 tempat yang aman & nyaman > untuk sholat?Saya bertanya secara general saja, tidak ada negara yg > spesifik, walaupun dalam waktu dekat saya ada rencana utk backpacking ke > negara2 ASEAN, tapi saya juga ingin tau pengalaman rekan2 yg pernah > berpengalaman travelling ke eropa & negara2 lainnya. > Terima kasih,Ajeng > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > -- Heru Susetyo PhD Student in Human Rights and Peace Studies Mahidol University Office of Human Rights Studies and Social Development Faculty of Graduate Studies Mahidol Universiy Salaya Campus Nakorn Pathom THAILAND 73170 Mobile : +66(0)814397059 e-mail: [email protected] website: http://herususetyo.com blog : http://herususetyo.multiply.com Lecturer and Research Associate Department of Law Society and Development Faculty of Law University of Indonesia DEPOK 16424 INDONESIA Phone : (+62) 21 7863442 ext 30 Mobile : (+62) 8159200011 (+62) 81310922211 (+62) 818806111 Fax. : (+62) 21 7985502 E-mail : [email protected] [email protected] ---------------------------------------------------------- "Which then of the bounties of your Lord will you deny..." [Non-text portions of this message have been removed]
