Dear All, Saya sendiri termasuk orang yang suka jalan ke tempat-tempat wisata religi, dan dalam waktu dekat punya rencana untuk ke Tuban (makam Sunan Bonang) dan Ampel Denta-Surabaya (makam Sunan Ampel). Selain untuk keperluan penulisan, terus terang juga selalu amazed setiap kali mengunjungi tempat-tempat seperti ini. Sebab di era yang sudah sibuk, dengan internet, facebook dan blackberry, masih ada 'kehidupan lain' di mana orang-orang masih mau berziarah dan meluangkan banyak waktu untuk datang ke tempat-tempat seperti ini.
Link yang ditujukan Mbak Ambar ternyata merupakan versi digital yang diringkas dari buku yang saya punya (pinjam dari kantor) yang berjudul Walisongo Pilgrimage. Buku ini terbitan Pemda Jatim tahun 1992, isinya hampir semua tempat-tempat ziarah Walisongo, tak hanya di Jatim tapi juga Jateng dan Jabar (minus Banten). Bukunya 'jadul' tapi gambar-gambarnya keren. Buku referensi lain yang lebih baru adalah Sembilan Wali & Siti Jenar, karya Seno Gumira Ajidarma. Ini mudah dicari di toko-toko buku. Di setiap tempat ziarah juga biasanya ada buku-buku mengenai tempat itu. Meski kualitas cetaknya pas-pasan, tapi bagus juga untuk menambah informasi. Mengenai lama perjalanan, nah ini yang agak susah njawabnya, karena tergantung dari banyak hal (cuaca, waktu, ketersediaan angkutan, dsb). Mungkin malah lebih mudah memprediksinya berdasarkan jarak. Ini tidak sulit. Peta lipat Jawa-Bali terbitan Periplus misalnya, mempunyai informasi jarak antar kota, langsung ditulis di petanya (coba saja cek). Berbekal peta ini saja, dan dua buku tadi, Anda pasti siap menjelajah semua tempat wisata religi di Jawa dan Bali. Tidak perlu yang canggih-canggih seperti GPS :)). Tentu saja, jangan lupa notes, pena, rekorder, dan kamera. Yuk, jalan! Salam, Teguh Sudarisman http://sudarisman.multiply.com --- On Thu, 2/18/10, ambar.briastuti <[email protected]> wrote: From: ambar.briastuti <[email protected]> Subject: [indobackpacker] Re: backpack religi Wali Songo To: [email protected] Date: Thursday, February 18, 2010, 2:11 AM Ahmad, saya ngga akan ngisi titik2 karena sebenarnya paling mudah ke stasiun bis/kereta dan bertanya pada sopir bis (this is my way) atau mempelajari lewat jalur kereta api. kota2 ini dihubungkan jalur kereta, jadi bisa diperkirakan berapa jam jarak perkota (liat di jadwal kereta kedatangan). cara kedua memperkirakan jarak adalah dengan peta (google maps atau peta jawa cukup membantu). sangat mudah memperkirakan berdasar KM (eh bisa kan baca jarak berdasar skala di peta?). untuk rata2 kecepatan bis di Jawa adalah 60km dalam 1 jam plus minus 0.5-1 jam untuk waktu ngetem dan brenti. saya sendiri tahun lalu pengen melakukan backpack menyusuri jejak para walisongo dilihat dari sisi sejarah, bukan religi. ngga jadi karena beberapa hal. Waktu riset saya menemukan halaman situs rekan2 arsitektur Petra di Surabaya yang sudah membuat kompilasi untuk Jawa Timur saja. Coba dibuka disini (dalam bahasa inggris yang ngga terlalu sulit) http://www.petra. ac.id/eastjava/ walisongo/ foreword. htm semoga ada yang bisa memberikan referensi yang lebih lengkap dari kawan IBP disini. atau jika Ahmad telah melakukannya, bisa sharing membagikan pengalamannya dengan kita disini. banyak sekali sejarah yang bisa digali disini. salam, ambar --- In indobackpacker@ yahoogroups. com, EMIL <gomillster@ ...> wrote: > > Dear All Bro & Sis > > saya ada rencana mau ziarah ke makam2 wali songo ulama/syeikh terkemuka > (include makam Gusdur) di pulau jawa dan madura. > guna melancarkan perjalanan tsb, kiranya temen2 bisa share informasi > mengenai waktu yg diperlukan dr satu kota ke kota yng lainnya. > rencananya saya mengandalkan bus antar kota. > jd klo temen2 ada yg tau, jarak antar satu kota dengan kota yg lain > (hitungan jam, bukan KM), tolong yah infonya. [Non-text portions of this message have been removed]
