Air terjun Tiu Kelep terletak di kaki gunung Rinjani , tepat nya di propinsi
NTB , pulau lombok bagian tengah utara.Tanggal 25 feb 2010 saya dan ketiga
teman saya yang sedang explore lombok selama satu minggu memasukan air terjun
ini di jadwal traveling kami.Perjalanan di tempuh 2 jam dari kota mataram ke
arah utara , atau 1 jam dari Bangsal gili Trawangan.Sesampai nya di sana,
seperti biasa ada banyak guide menawarkan diri untuk mengantar kita ke air
terjun, dengan harga yang fantastis pasti nya.Mereka menawarkan Rp 200.000
untuk treking 1 jam, dengan sadis teman saya menawar Rp 50.000 dan akhirnya
deal di Rp 60.000 plus membawakan tas kamera dan tripod , seni tawar menawar
memang sangat di perlukan di mana-mana.
Di kaki gunung Rinjani ada 2 Air terjun tepat nya, Sendang Gile dan Tiu Kelep
.Dua-dua nya berada di lokasi yang sama hanya berbeda jalur treking nya.Sendang
Gile dapat di tempuh tanpa guide karena jalur nya sudah di buat dengan tangga
yang tak terhitung jumlah nya.Tiu Kelep sebenar nya juga bisa kalau tidak pakai
guide,hanya karena bawaan salah satu teman kita banyak jadi kita pakai guide.
Treking kita di awali oleh tangga yang berlumut dan curam dengan hutan hujan
tropis yang sangat lebat.Udara yang sejuk membuat perjalanan kita tidak begitu
berat.Setelah melewati tangga kita belok ke kanan karena kalau terus ke Sendang
Gile .Kita akan menerobos hijau nya hutan yang benar-benar membuat saya
kagum.Pohon-pohon nya seperti di tata dengan rapih oleh manusia, terkesan
berada di dunia “Avatar” .Di tambah dengan jembatan setinggi 50 meteran yang
di gabung dengan irigasi,seakan-akan kita jalan di atas air.Lalu kita akan
membelah sungai yang arus nya cukup deras,yang pasti air nya jernih se
jernih-jernih nya sehingga orang yang melihat langsung mencicipi kesegaran
nya,serasa air meneral botolan yang baru di keluarkan dari lemari es.Suara air
terjun nya sudah terdengar begitu kita sampai di bibir sungai.Hanya selangkah
lagi kami sampai air terjun Tiu Kelep.
First Impression saya ketika melihat Tiu Kelep adalah “WOW!!” , ternyata ada
yang lebih bagus dari Curug Malela . Hijau nya daun di gabung dengan jernih nya
air yang jatuh seperti tirai plus sejuk dan segar nya udara yang jauh dari
polusi.Karena kami bawa kamera jadi tidak bisa main-main air atau
berenang.Masing-masing sibuk cari posisi motret yang pas,pasang tripod,ngelapin
kamera yang basah kuyup terkena percikan air,semua sibuk!.Kurang lebih satu jam
kita berada di Tiu Kelep.
Perjalanan belum selesai sampai Tiu Kelep,karena masih ada bonus Sendang Gile
di bawah yang masih menunggu.Sama dengan jalur sebelum nya,setelah sampai
tangga yang di awal tadi, kita lanjut lagi turun ke bawah.Hanya beberapa anak
tangga saja kita sudah sampai di Sendang Gile. Tidak seindah Tiu Kelep, tapi
worth to visit untuk beberapa foto dan istirahat sejenak.
***
Perjalanan pulang serasa sangat berat di karenakan harus mendaki anak tangga
yang sangat banya.Kaki sampai gemetar,keringat mengucur seperti air
terjun,nafas terengah-engah.Pendakian 20 menit serasa lari 3 jam
jakarata-bandung.
how to get there:
* dari jakarta: batavia air, lion air,garuda
* dari surabaya: merpati,lion air,batavia air
* dari bali: riau airlines, lion air
* dari mataram: kendaraan pribadi mobil or motor
Tips:
* jangan bawa bawaan terlalu banyak
* kalau ada rombongan lain yang ke sana,bareng aja jadi jangan sewa
guide
ini untuk foto air terjun dan perjalanan nya
http://mustofawalker.wordpress.com/2010/03/06/air-terjun-tiu-kelep/
[Non-text portions of this message have been removed]