CATATAN PERJALANAN THAILAND (25 Januari 2010 – 07 Februari 2010) Bagian I.By: 
Erbina Barus

Tiket AA dibeli tanggal 03 Juli 2009
250110 Senin Medan – Kuala Lumpur 09.40am QZ8054 Rp 165.000
260110 Selasa KL – Chiang Mai  06.55am AK762 Rp 205.531
300110 Sabtu Chiang Rai – Bangkok 08.50am FD3251 Rp 212.566
010210 Senin Bangkok – Surathani 14.20am FD3181 Rp 152.211
060210 Sabtu Phuket – KL 13.30am AK827 Rp 337.760
070210 Minggu KL – Medan 21.05pm AK456 Rp 165.000
TOTAL Rp 1.238.068

25 Januari 2010, hari pertama – Kuala Lumpur

Setelah 6 bulan menunggu, akhirnya perjalanan ini dimulai, karenanya sepanjang 
malam tadi tidak bisa tidur sama sekali. Lucu juga, mungkin karena terlalu 
bersemangat dan penasaran membayangkan begitu banyak tempat baru yang akan 
dijalani, juga rasa senang karena akan bertemu dengan orang-orang baru dari 
berbagai belahan dunia. Tepat pukul 8 am semua urusan administrasi selesai, 
mulai dari check in tiket, bagasi, bebas fiskal, airport tax sebesar Rp 
75.000,- dan imigrasi. Sekarang masih tersisa waktu sekitar 30 menit untuk 
duduk tenang menunggu siburung besi membawaku terbang menuju Kuala Lumpur.

Mendekati Kuala Lumpur ternyata cuaca kurang bersahabat sehingga menyebabkan 
guncangan ditubuh pesawat, namun sepertinya itu bukan masalah besar bagi Pilot 
sehingga kami bisa sampai di Kuala Lumpur tepat waktu seperti yang diharapkan. 
Ada selisih waktu 1 jam lebih cepat antara Kuala Lumpur dan Medan. Mendekati 
counter imigrasi saya langsung memilih petugas yang wanita, hanya untuk 
berjaga-jaga karena biasanya wanita lebih ramah, tapi sepertinya semua petugas 
pasang muka kencang hari ini.

Keluar dari imigrasi saya langsung mencari peta Kuala Lumpur yang gratisan dan 
ternyata ada beberapa jenis peta yang tersedia. Setelah itu membeli tiket 
aerobus tujuan LCCT – KL Central untuk 2 kali perjalanan PP sebesar 14 RM. 
Sekedar informasi tarif untuk 1 kali perjalanan LCCT – KL Central bagi dewasa 
sebesar 8 RM dan anak-anak 4 RM. Bus berangkat tiap 30 menit dan jangan lupa 
untuk meminta jadwal berangkat bus di counter. Waktu tempuh LCCT – KL Central 
normalnya 60 menit dan tiket dapat digunakan untuk batas waktu 1 bulan dari 
tanggal pembelian.

Pukul 12 am bus berangkat menuju KL Central, senangnya dapat bus yang nyaman, 
ber-AC, bersih dan harum. sebelumnya sudah menghubungi Tune Hotel dan ternyata 
tidak ada kamar yang kosong sampai dengan tanggal 28 Januari, jadi kembali ke 
rencana awal yaitu mencari kamar di sekitar Bukit Bintang. Setibanya di stasiun 
KL Central, langsung masuk ke lantai 2 untuk mencari rute lintas monorail dan 
ternyata ini merupakan stasiun lintas MRT sedangkan stasiun monorail berada 
diseberang jalan sekitar 200 meter dari stasiun ini.

Tiba di stasiun monorail beli tiket untuk 1 kali perjalanan menuju Bukit 
Bintang sebesar 2,1 RM. Kemudian mulai memperhatikan orang-orang yang juga 
membeli tiket, ternyata kartu yang di peroleh harus dimasukkan kedalam kotak 
palang dan kartu akan keluar dibagian atas kotak. Setelah itu baru bisa 
melewati palang untuk masuk keruang platform/peron. Didalam monorail kita dapat 
melihat rute yang akan dilalui dan operator akan mengumumkan posisi monorail di 
setiap stasiun pemberhentian. Distasiun Bukit Bintang saya keluar dari ruang 
peron dengan menggunakan cara yang sama untuk masuk, namun kali ini kartu tidak 
keluar lagi.

Lega rasanya tiba di Bukit Bintang tanpa ada suatu masalah apapun, jadi 
sekarang tinggal mencari kamar. Berdasarkan informasi yang telah di peroleh di 
daerah ini terdapat banyak Guest House yang murah dan ternyata memang benar. 
Kemudian sewa kamar di Jl. Alor dekat KFC dengan pertimbangan ini merupakan 
pusat makanan, jalan yang ramai dan saya yakin dipagi hari juga tetap ramai 
karena besok subuh sudah harus keluar. Setelah tawar menawar akhirnya saya 
check in di Budget Inn Hotel dengan tarif 55 RM per malam dengan fasilitas AC, 
hot shower dan kasur empuk.

Hari ini rencananya hanya jalan di sekitar Bukit Bintang, keluar masuk mall 
walau tidak berniat belanja, nyobain makanan dan sore nanti nongkrong 
diperempatan Bukit Bintang. Bukit Bintang merupakan salah satu wilayah yang 
banyak dikunjungi turis dan karenanya saya dapat merasakan suasana liburan. 
Jadi teringat Malioboro, hanya saja Malioboro lebih heboh dan bedanya disini 
terkesan lebih glamour.
Hari ini kegiatan selesai pukul 22 pm dan harus cepat istirahat karena besok 
subuh pukul 4 am sudah harus ke airport.

Bersambung Part II.
cerita lengkapnya baca di blog saya aja ya:
http://erbinabarus.multiply.com




Kirim email ke