Mbak Cahya,

Maaf mungkin ini respons yang telat tapi smoga ini juga membantu rekan-rekan 
yang melacak status flight jika terjadi hal serupa.

Saya menggunakan beberapa cara, yakni melalui situs bandara ketika departure, 
kemudian bandara ketika arrival seperti yang disampaikan mbak Cahya. Ada 
beberapa hal yang diperhatikan adalah :

1. Cek jam kedatangan, ini berkaitan dengan perbedaan waktu yang terjadi karena 
penerbangan melintasi area yang berbeda. Biasanya di tiket disebutkan waktu 
kedatangan disesuikan dengan waktu setempat. Jadi durasi atau lama penerbangan 
tidak bisa menjadi patokan disini jika menghitung dari waktu keberangkatan.

2. Pada beberapa situs bandara, terkadang status perubahan tidak diupdate 
dengan segera. Jadi untuk bersabar, dipanteng terus aja. Saya pernah melihat 
status 'delay' di keberangkatan tetapi di situs kedatangan status kedatangan 
(pada bandara ketibaanP diberi 'unknown' Ini tidak berarti semua status delay 
menjadi unknown, mungkin karena komunikasi belum tersampaikan saja. 

3. Mengenali nama penerbangan dan kode pesawat. Pada penerbangan internasional 
seringkali ada yang disebut berbagi kode atau 'code sharing'. Jadi nama 
penerbangan kita dibagi dengan maskapai lain terutama jika penerbangan itu 
transit. Misalnya, saya terbang dari Singapore ke New Zealand transit 
Melbourne. Di kode pesawat antara Singapore-Melbourne adalah Qantas tetapi 
ternyata maskapai ini bekerja dengan British Airways. Jadi kode pesawat saya 
adalah QF10 namun juga muncul di British Airways dengan kode BAXX23 (misalnya). 
Indikasi mudah adalah jam keberangkatan yang sama persis antara keduanya. Untuk 
LCC atau budget flight kadang berbagi kode dengan maskapai non budget, misalnya 
Qantas dengan Virgin Blue atau Jetstar. Jetstar sendiri adalah disubsidi oleh 
Qantas, jadi berbagi kode bisa saja terjadi. (saya udah cek di Darwin Airport, 
di kedatangan disebutkan Jestar bukannya Qantas). 

4. Fasilitas SMS dari dari maskapai yang bersangkutan. Fasilitas ini tidak 
(belum) ada di maskapai budget tetapi udah mulai disosialisasikan pada 
penumpang untuk keluarganya. Jadi nomer hape keluarga (misalnya si istri, pacar 
atau penjemput) didaftarkan untuk menerima kabar kedatangan si penumpang 1-2 
jam sebelum pesawat mendarat dengan update status terkini.

Saran terakhir adalah selalu berhubungan dengan keluarga via apa aja. Entah itu 
melalui hape atau internet (saya yakin di India/Indonesia fasilitas ini udah 
tersedia). Juga harus siap dengan nomer kontak kustomer pada maskapai yang 
dipakai keluarga. Dengan telpon mereka bisa dikontak dan menyampaikan 
kekhawatiran keluarga.

Ohya pada beberapa maskapai dalam tiketnya kadang diminta data 'next to kin' 
yang artinya nomor keluarga yang bisa dihubungi jika terjadi hal-hal diluar 
rencana, terutama jika si penumpang dalam kondisi khusus (cacat, anak kecil 
travel sendiri, transfer dalam keadaan sakit dll). 


Salam,
Ambar

 



--- In [email protected], june cahyaningtyas <june.ca...@...> 
wrote:
>
> 
> adakah teman-teman ibp-ers yang membantu saya menjelaskan maksud "unknown"?
> atau, adakah saran yang bisa saya dapatkan agar saya mendapatkan kepastian
> bahwa pesawat sudah tiba dengan selamat? saya hanya ingin tau kabar suami
> saya. pikiran saya bercabang ke mana-mana. saat ini saya tengah menjalani
> training di kolkata (india), dan anak-anak saya tinggal di indonesia dengan
> orang tua saya.
> 
> 
> terima kasih sebelumnya.
> 

Kirim email ke