mbak Ambar ,

rasanya Myanmar ga akan menetapkan visa exemption melainkan visa on arrival , 
jadi kita tetep bayar visa 

beritanya bisa diliat disini

http://www.irrawaddy.org/article.php?art_id=18374



--- On Wed, 6/2/10, Ambar Briastuti <[email protected]> wrote:

From: Ambar Briastuti <[email protected]>
Subject: [indobackpacker] Visa exemption Cambodia-Indonesia
To: [email protected]
Date: Wednesday, June 2, 2010, 7:55 AM







 



  


    
      
      
      Teman-teman Indobackpacker,



Menurut Kantor Berita China Xinhua (dilansir via

http://english.people.com.cn), pihak Cambodia diwakili Wakil PM dan Menlu Hor

Namhong dan Indonesia diwakili Menlu Marty Natalegawa menandatangai visa

exemption pada untuk kedua negara sebagai upaya melancarkan kunjungan

pariwisata ataupun bisnis.



Ini kabar bagus buat yang berencana ke Cambodia. Tapi hingga saat ini (2

Juni 2010 pukul 21:45 WIB atau 7 jam setelah lansir dari Xinhua) belum ada

penjelasan lebih lanjut kapan dan bagaimana penerapannya. Ini akan membuat

urusan dokumen perjalanan menjadi sangat mudah. Kita ngga perlu apply visa

baik di perbatasan ataupun di Kantor Kedutaan, tetapi cukup dicap saja

ketika memasuki negara Cambodia seperti halnya Vietnam, Thailand, Singapura,

Malaysia dan segera menyusul Myanmar. Saya masih menunggu detail visa

exemption ini apakah diterapkan 30 hari seperti negara2 yang lain atau ada

klausal tertentu.



So buat temen-temen, tetep memantau ajah. Karena penerapan kebijakan

imigrasi begini biasanya memerlukan waktu untuk disampaikan di tingkat

pelaksanaan. Walau begitu tetep good news!



PS: Visa exemption (pengecualian visa) hampir sama dengan visa waiver (tanpa

visa). Penggunaan kata 'Free Visa' (Bebas Visa) tidak jamak dipakai.



Salam,

Ambar



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    


 



  






      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke