Saya menyeberang ke Guatemala melalui Frontera Corozal setelah bermalam di Palenque! Walaupun banyak travel agent yg menjual paket ke flores, tapi saya sengaja ngeteng, walaupun kalau dihitung2 harganya tidak jauh beda, malah kita banyak membuang waktu dijalan, waktu itu opelet yg harus ke Frontera Corozal ada masalah antar etnik local Jadi harus ganti2 opelet dan butuh waktu lama. Selain itu nunggu lama sekali microbus dari Bethel ke flores. Kalau bisa hindari bermalam di Bethel karena kampungnya berdebu dan kelihatan seperti kampung transmigrasi di Indonesia 30 tahun yg lalu! Saya Sarankan lebih baik ambil tour dari Flores sampai Palenque, sekalian mengunjungi Yaxchilan dan Bonampak di Mexico. Di perbatasan aman-aman saja. Cuma waktu tiba di Guatemala city kita disarankan sama penduduk sana untuk ambil taksi dan langsung ke terminal bus, karena banyak kriminal di Guatemala City! Hati2 aja disini! Selain itu waktu di Lake attitlan, kita berbeturan dengan para demonstran yg tidak senang dengan polisi karena menembak mati 4 penjambret turis! Selain itu ngga ada masalah sama sekali di Mexico dan di Guatemala! Semoga membantu;
________________________________ De : joko santoso <[email protected]> À : indobackpackers <[email protected]> Cc : Tono Wahyu <[email protected]> Envoyé le : Mar 1 juin 2010, 3h 44min 21s Objet : Re : [indobackpacker] Q: Guatemala Salam balik Mas, Makasih banyak info dan sarannya. Prioritas utama kami memang ke situs-situs tadi. Salah satunya karena anak sudah baca komik dengan latar belakang situs-situs Maya. Dengan punya waktu sebulan penuh rasanya jadual kami bisa sedikit fleksibel. Jika semua lancar, kami ingin masuk Guatemala dari San Cristobal de Las Casas. Mungkin perlu semalam dulu di La Mesilla sebelum lanjut ke Guatemala City. Kembali ke Meksikonya rencana dengan bis Flores - Bethel (atau La Tecnica?) setelah itu nyebrang Sungai Usumancita dan bermalam dulu di Frontera Corozal. Karena menyebut Yaxchilan (situs Maya tak jauh dari Frontera), kemungkinan besar sampeyan juga lewat jalur ini. Bisa sedikit cerita situasi perbatasannya? Saya sudah baca syarat aplikasi visa Guatemala dari situs salah satu kedutaannya (lupa tepatnya). Entahlah apa syarat yang sama diberlakukan juga di Mexico City. Sejauh yang saya alami aplikasi visa di negara ke-3 itu ada plus-minusnya. Plusnya pihak kedutaan sudah tahu bahwa pemohon adalah pendatang dan hanya akan masuk ke negaranya dalam waktu yang singkat. Sesampai di Mexico City saya akan lapor ke KBRI dan minta supporting letter. Nggak perlu sungkan merepoti 'negara' karena kami pembayar pajak yang taat ... he-he. Salam dari Sangatta 1-Juni-2010 nb: saya kirim lewat jarum, barangkali juga berguna bagi teman lain. ________________________________ From: Tono Wahyu <[email protected]> To: indobackpackers <[email protected]> Sent: Sunday, 30 May 2010 01:44:46 Subject: Re : [indobackpacker] Q: Guatemala Salam sdr.Joko Santoso, Dulu aku yg minta informasi untuk Peru, Bolivia dan Chili, sekarang gantian saya yg memberi sedikit informasi karena kebutulan baru bulan november tahun yang lalu saya telah mengunjungi Mexico dan Guatemala. Untuk visa Guatemala saya minta di Konsulat guatemala di Paris karena kebetulan berdomisili di Perancis. Waktu itu, saya diminta untuk mengirimkan foto kopi dokumen2 yg diperlukan beberapa bulan sebelum tanggal keberangkatan, seperti slip gaji tiga bulan terakhir, tiket pesawat, program tempat2 yg akan dikunjugi, foto kopi passport, kartu resident, slip koran bank 3 bulan terakhir dll. Setelah itu konsulat menelepon ke kita untuk memeberi appointment untk datang ke konsulat, mengisi formulir, bayar kira2 30euro dan satu jam jadi. Menurutku agak bertele2 untuk meminta visa Guatemala. Ngga tahu kalau kamu bisa minta di Ciudad Mexico aku pikir susah! Semua yang situs2 yg disebutkan aku kunjungi semua, kecuali copan di Honduras, aku pikir terlalu mahal, takut bertele2 walaupun katanya bisa masuk dengan visa guatemala, juga setelah mengunjungi semua situs2 tersebut aku tidak terlalu ingin untuk pergi. Sayang kalau ngga mengunjungi, Canyon sulmedeiro, agua azul, Puebla, Oxaca, Saint cristobal de la casa, pantai Tulum, Yaxchilan dan di Guatemala seperti Lago attitlan, Chicicastenango, Antigua, juga volkano pacaya yg lava mengalir terus menerus, Semuc champey! Itu sedikit gambaran, kalau membutuhkan informasi japri aku aja! ________________________________ De : joko santoso <[email protected]> À : Indobackpacker <[email protected]> Envoyé le : Sam 29 mai 2010, 5h 35min 43s Objet : [indobackpacker] Q: Guatemala Mohon bantuan dan informasi dari teman semua. Ada di antara teman-teman IBP yang pernah ke Guatemala? Mengurus aplikasi visanya di mana dan berapa lama prosesnya? Kami (saya, istri, anak) berencana melakukan perjalanan ke Mexico dan Guatemala. Berangkat 13-Juni-2010, kembali dari Mexico 14-Juli-2010. Fokus kami adalah mendatangi situs-situs Teotihuacan, Monte Alban, Copan, Tikal, Palenque, Uxmal, Chichen Itza. Visa Mexico sudah di tangan, sekarang tinggal menunggu visa Belanda (aplikasi masuk pertengahan Mei lalu). Mengapa Belanda? Kami menghindari transit di USA. Sebelumnya pilihan ada 2: transit di Jepang atau di Belanda. Dari perbandingan, harga tiket untuk kedua pilihan tidak banyak beda. Kami memutuskan lewat Belanda karena (1) beranggapan makanan di Belanda lebih familiar di lidah anak ketimbang makanan di Jepang dan (2) Amsterdam - Ciudad Mexico setiap hari ada penerbangan. Kami berencana melakukan aplikasi visa Guatemala di Ciudad Mexico. Saya sudah menanyakan lewat email ke KB Guatemala dan minta bantuan KBRI Mexico namun belum ada jawaban. Terima kasih in advance. Salam dari Sangatta 29-Mei-2010 [Non-text portions of this message have been removed]
