Hi Fannie, Bagi saya dan suami, cuaca, musim sangat berpengaruh dalam perencanaan perjalanan kami. Kami April kemarin jalan-jalan ke Vietnam utara. Sebelum berangkat kami telah membandingkan berbagai prakiraan cuaca negara itu dan memutuskan bahwa April baik karena hujan akan telah berhenti dan cuaca tidak terlalu panas. Kamipun berangkat dengan pakaian musim panas alias ringan dan tipis. Kenyataannya kami melewatkan 3 minggu liburan di bawah hujan dan suhu yang terkadang jatuh sampai 15C!!! Sudah traveling-nya di wilayah pegunungan, kami naik motor lagi!!! Kabut yang tebal dan hujan membuat jarak pandang hanya 2m-an. Hampir saja kami mengalami kecelakaan... :-( Foto-foto yang kami buatpun kebanyakan bernuansa "sendu" dengan foto diri berbalut jas hujan!
Contoh terakhir, yang lebih sulit adalah menyesuaikan cuaca dan visa untuk suatu negara! Untuk perjalanan kami November nanti, kami sudah 3x mengganti negara tujuan karena masalah visa yang kondisinya berbeda2 di beberapa negara yang bertetangga, sedangkan kedatangan kami sudah diatur berdasarkan cuaca di masing-masing negara. Misalnya dari segi cuaca, untuk Oktober dan November, kami sebaiknya ke Nepal dulu baru ke India tapi dari segi visa ribet. Akhirnya rencana ini batal dan pakaian untuk cuaca dingin yang baru kami belipun terpaksa harus digudangkan... Kami akhirnya memilih 3 negara Asia Tenggara dengan kebijakan visa on arrival atau gratis dengan iklim yang "mudah2an" sesuai dengan semua prakiraan yang ada... Di rumah kami punya satu tabel cuaca untuk banyak negara. Ini membantu kami membuat keputusan untuk perjalanan berikutnya. meskipun cuaca saat ini kacau, tapi masih berguna... Salam, Fey
