Dua maskapai Indonesia mendapatkan ijin untuk terbang ke Eropa, yakni Air
Asia Indonesia dan Batavia Air. Kabar gembira ini disampaikan oleh Direktur
Transportasi Udara Herry Bakti S. Gumay hari Kamis (8/07) di Jakarta. Ijin
akan diberikan dalam dua minggu kedepan. Berita selengkapnya bisa di baca di
Jakarta Post http://tinyurl.com/2fe8awb

Saat ini hanya maskapai Garuda Indonesia yang melayani Jakarta-Amsterdam
untuk rute Eropa. Menurut FlightGlobal, Garuda Indonesia sedang menjajaki
rute London atau Frankfurt sebagai destinasi Eropa selanjutnya seperti
penjelasan dari president dan CEO Emirsyah Satar.  Ini tentu kabar
menyenangkan buat para backpacker yang berharap rute maskapai budget Air
Asia X Jakarta ke London bisa terpenuhi (semoga saja karena belum ada
keterangan resmi dari Markas AA di Kuala Lumpur untuk membuka rute langsung,
saya sendiri sedikit pesimis karena beberapa hal). Batavia Air kemungkinan
akan lebih progresif membuka rute Eropa langsung karena tahun 2008 menambah
armada pesawat. Menurut Tempo Interaktif, Lion Air TIDAK mendapatkan ijin
serupa karena EU (Masyarakat Eropa) mempertanyakan kualifikasi maskapai tsb.


Akhir-akhir ini terlihat Departemen Luar Negeri Indonesia rupanya sangat
aktif untuk membuka kembali beberapa jalur diplomatik seperti halnya dengan
Turki. Akhir tahun 90'an saya masih menyaksikan paspor Indonesia tidak
memerlukan visa untuk masuk negara tersebut. Setelah tahun 2000 dan
implementasi Schengen Visa (Turki sampai sekarang belum masuk EU dan Negeri
Schengen) ternyata paspor ijo harus meminta visa di kedutaan. Dari beberapa
berita,  Indonesia juga sedang didekati negara Meksiko dikutip dari
keterangan pers Directorate of North and Central America Affairs of the
Ministry of Foreign Affairs (hanya akan berlaku untuk paspor diplomat atau
pemegang paspor biru Indonesia).

Kabar agak menyegarkan dari benua Afrika. Negara Kenya berencana menggunakan
sistem 5 negara 1 Visa untuk Burundi, Kenya, Rwanda, Tanzania dan Uganda.
Konsep ini lagi dijajaki menurut penuturan Menteri Imigrasi Kenya Otieno
Kajwan. Dikutip dari China Post (4/07) http://tinyurl.com/26o8vqr


Salam,
Ambar*
*


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke