Mbak Tiur,

Kebetulan saya udah mencoba airBandB.com yang di artikel NYTimes itu disebut 
mempunyai member terbesar dan kebetulan bermarkas di San Francisco. 

Yang disebutkan di artikel Europe Without Hotels adalah alternatif baru bagi 
backpackers yang merasa kurang nyaman dengan sistem Coachsurfing dengan menyewa 
kamar. Lebih tepatnya untuk "Grown up Backpackers" begitu si penulis membilang. 
Saya sendiri karena merasa ngga enakkan, lebih memilih membayar untuk sewa 
kamar walau harga murah plus privacy yang cukup terjamin.

Pengalaman saya dengan sistem share a room ini hanya terbatas satu provider 
aja, jadi sekali lagi mungkin berbeda dengan crashpadder. Sejauh ini ngga 
masalah dalam hal kontak dan interaksi dengan pemilik rumah. Jadi kita harus 
membuat profil dan memperkenalkan diri kepada pemilik kamar. Hanya saja menurut 
saya perlu dijelaskan masalah fee dan biaya admin sejak dimuka sebelum kita 
setuju membayar. (Transaksi lewat website ybs). Jadi pantengin aja terms and 
conditions tiap layanan sebelum setuju memesan. Sejauh ini mirip dengan 
Coachsurfing hanya berbeda di operasionalnya. 

Saya memakai airBandB waktu berada di New York bulan Maret lalu, bukan di 
Eropa. Tapi mungkin masalah geografi bukanlah halangan karena seperti dibilang 
udah mempunyai list kamar dari berbagai negara. 

Ohya hanya sedikit info, bahwa walikota Paris dan New York sedang berusaha 
membabat praktek penyewaan kamar (sublet) seperti ini yang terkadang tanpa ijin 
dengan pemilik properti. Jadi pantengin situasi yang sama di London atau 
kemungkinan pembatasan gerak. 



Salam,
Ambar



--- In [email protected], tiurlan sitompul <tiurlansitom...@...> 
wrote:

> Kawan kawan Indobackpacker,
> Hari Sabtu lalu saya mendapat kesempatan berkunjung ke Olympics Park di 
> London. Saya forward kesini ceritranya untuk berbagi. Dua tahun lagi 
> Olympiade akan berlangsung di London tetapi mungkin teman teman ada yang 
> merencanakan perjalanan ke Inggris pada musim panas tahun 2012.
> Saya pikir mencari tempat penginapan tentu sulit.Saya baru membaca artikel 
> mengenai "Europe without hotels" . 
> 
> http://travel.nytimes.com/2010/07/18/travel/18couch.html?pagewanted=3&hpw
> Saya sudah mendaftar di crashpadder.com. Jika ada teman teman yang sudah 
> mencoba sistim penginapan seperti ini , mohon bagi informasinya.
>  
> salam
> Tiur
> 


Kirim email ke