Bicara tentang Spore jadi ingin ikut komen.

Saya setuju bahwa banyaaaak tempat wisata lain yang jauh lebih indah, lebih
natural alias bukan buatan manusia, dan lebih seru dieksplor di Indonesia.
Tapi untuk kita yang biasanya harus berjuang susah payah ke lokasi2 wisata
di Indo, belum lagi ribet transportasinya, tiketnya kadang lebih mahal
dibandingkan keliling Asia Tenggara, lalu untuk teman2 yang sudah sumpek
dengan kondisi lalu lintas Jakarta dan kota besar lainnya yang amit2, maka
jalan2 ke Spore benar2 bisa untuk refreshing.

Memang sih tidak banyak yang bisa dilihat di SPore, Sentosa saja sepertinya
lebih seru Dufan (kalau mau maen di taman bermainnya), bahkan pantai di
Sentosa yang dibangga2kan pasirnya juga berasal dari Indo. Trus segala point
of interestnya gak jauh2 dari patung dan air mancur (entah kenapa banyak
sekali air mancur di sana tapi cukup keren2 kok, dibandingkan air mancur
bundaran HI yang kadang hidup kadang mati itu).

Tetap saja saya cukup suka mengunjungi Spore, tapi biasanya memang tidak
lama2, cukuplah 3 hari 2 malam, itu sudah bisa keliling sampai bosan. Malah
ketika pertama kali ke Spore saya cuma 2 hari 1 malam karena lanjut ke KL,
itu pun sudah bisa mendatangi hampir semua tempat terkenalnya dari mulai
Esplanade, Merlion, Orchard, Bugis, sampai ke Sentosa segala.

Hal yang paling asyik untuk saya selama di sana adalah enak dan mudah ke
mana2. Lalu banyak taman2 dan tempat istirahat di pinggir jalan, jadi kalau
kita iseng mau walking tour (berhubung sebenarnya di sana kemana2 dekat)
maka kita bisa jalan pelan2 sambil sesekali istirahat. Tidak ada asap
knalpot bus yang hitam2, atau sampah menggunung. Pedestriannya juga luas,
enak dipakai jalan.

Untuk tambahan info, kemarin saya menginap di ABC Backpacker Hostel, cukup
bersih dan nyaman, dekat dengan MRT Bugis lagi. Coba saja browsing2 di
google, atau agoda (kalau mau hotel) atau di hostel.com or
hostelworld.com(kalau mau hotel). Banyak sekali kok info ttg spore
ini, bahkan lebih banyak
dibandingkan info wisata di Indo hehehehe

Thanks
Fannie

2010/7/28 Dheva Ibnu <[email protected]>

>
>
> Terus terang saya jg cukup heran dgn bbrp teman yg kerap kali mengunjungi
> singapore sbg tujuan wisata. Kalau hobi belanja mungkin wajar berulang kali
> kesana, tp klo utk brwisata singapore sgtlah lack of point of interests.
> Indonesia jaaaaauuuhhhh lebih indah.
>
> Saya sdh pernah kesana 2x, trmasuk brsama keluarga. Tetapi saya tak brniat
> kembali ksana utk brwisata, krn sdh cukup bosan dgn point of interest yg
> itu" saja dan mostly artificial - man made, bukan natural.
>
> Tetapi bicara ttg singapore saya memang dasarnya menyenangi segala sesuatu
> yg teratur, rapih dan disiplin maka saya merasa nyaman disana. Singapore adl
> negara yg brhasil belajar mengubah kekurangan SDA nya menjadi sebuah
> kekuatan di asia. Saya bahkan pernah bilang ke teman main, "I can live in
> singapore, I see order, I see good education & I can raise my children in
> reliable environment"
>
> Jadi utk hidup nyaman teratur, singapore menawarkan itu. Tetapi kalau utk
> berlibur, Indonesia juaranya.
>
> Selain tempat" di spore yg sdh direkomen teman", saya sarankan utk pergi ke
> chinese garden dan jogging disana pagi". Nyaman sekali dgn view yg enak di
> mata :)
>
> Selamat jalan"
> Thanks!
> Beam from my RIM device
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke