Halo Mba Tari, Lama tidak bersua. Klo boleh sharing pengalaman. July 2009 saya terbang dari malang-jakarta dan saya bersama teman saya yg sakit sehingga dia butuh kursi roda lalu pihak bandara memberikan fasilitas itu(maaf saya lupa apa adik dari teman saya yg sakit itu membayar utk fasilitas kursi roda atau tidak).
Opa dan Oma saya dulu pernah terbang dengan Air asia,dan diberikan fasilitas kursi roda tanpa biaya(walaupun kami kasi salam tempel ke petugasnya) Yang mengagetkan saya, Bulan Juni 2010 saya mengantar oma saya naik ValuAir dari Jkt-Singapore. Dari jakarta kita dibantu dengan staff yg sangat baik dan ramah,mengantarkan oma saya dengan kursi roda dari check-in sampai pesawat.justru di Singapore saat sudah dijemput dari pesawat sampai ke arrival,dll staffnya memberikan receipt resmi airport changi(dengan logo dan stempel) utk pembayaran penggunaan jasa kursi roda sebesar 30 Singapore Dollar. Apa mungkin karena ValuAir adalah low cost carrier? Padahal kita sudah bayar airport tax di dalam tiket.dan valuair pun menyediakan kolom pertanyaan saat booking ticket online,"need special assistance". Demikian pengalaman dari saya. Cheers, Glamond Sent from gLamz-BlackBerry® Powered by Coca-Cola Amatil Indonesia (Official sponsor FIFA World Cup 2010) [Buka Coca-Cola buka semangat baru] -----Original Message----- From: Tari <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 17 Aug 2010 21:38:26 To: <[email protected]> Cc: <[email protected]> Subject: Re: [indobackpacker] Airport tax paling murah Halo Othe, Trims banget infonya. Kelompok tax2 tsb mencakup fasilitas apa sajakah? Karena saat di Bandara Soekarno Hatta terminal Air Asia bulan May 2010, mereka tidak memberikan fasilitas lift & dorongan u/barang setelah masuk ruangan check in, jadi kita harus naik eskalator untuk sampai ke gate. Seringkali bahkan pesawat tdk mempergunakan belalai garbatara, jadi kita harus jalan kaki/naik bis dan naik tangga ke pesawat. Sangat menyulitkan buat orang tua yg tidak bs jalan jauh. Dan karena tax nya murah, apakah ini berarti Bandara Abdulrahman Saleh Malang tidak mempergunakan fasilitas belalai garbatara? Karena jika demikian, saya akan berpikir dua kali untuk menganjurkan orang tua bepergian sendiri mempergunakan pesawat ke Malang, karena mereka sudah tidak bisa naik tangga lagi. Terima kasih banyak sebelumnya. Salam, Tari YM ID : [email protected] http://kuntarini.multiply.com http://profiles.friendster.com/kuntarini --- On Tue, 8/17/10, Mulyahari Zen <[email protected]> wrote: From: Mulyahari Zen <[email protected]> Subject: Re: [indobackpacker] Airport tax paling murah To: "Tari" <[email protected]> Date: Tuesday, August 17, 2010, 11:27 PM Setau saya penetapan tax ini dikelompokan dlm 3 kelompok (koreksi klo sy salah). Kelompok pertama yaitu kategori profit dimana untuk bandara dibawah Angkasa Pura 1 seperti Denpasar, Surabaya, Yogyakarta, Makasar & Balikpapan (data tahun 2007, apakah sudah bertambah sy sendiri kurang tau). Dengan begitu tax-nya paling tinggi. Kelompok kedua bandara Marginal dimana tax-nya lebih rendah sedikit dr kelompok profit. Kelompok yg ke tiga adalah non-profit (nama pastinya sy lupa), kelompok ini seperti di Malang. Semakin tinggi tax-nya maka fasilitas yg diberikan akan semakin baik. Krn Tax ini merupakan salah satu pendapatan Angkasa Pura dari non aero. Salam, Othe Sent from OtheBerry® smartphone powered by Axis, GSM yang baikFrom: Tari <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 17 Aug 2010 07:40:22 -0700 (PDT)To: <[email protected]>Subject: [indobackpacker] Airport tax paling murah Halo kawans, Dua hari lalu saya dari Malang dan sempat surprise dengan tax Bandara Abdulrahman Saleh yang cuma Rp 6000,-. Jadi pingin tau, adakah tax bandara lain yang lebih murah? Salam, Tari YM ID : [email protected] http://kuntarini.multiply.com http://profiles.friendster.com/kuntarini [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
