Asuransi perjalanan banyak produknya. Apakah tuk cover biaya rumah sakit kalau 
mendadak sakit...apakah tuk protek bagasi kalau terjadi loss...atau...?

Tuk saya pribadi sudah pasti perlu ya. Jangankan tuk melancong ke negeri orang, 
tuk melancong di negeri sendiri terutama yg minim fasilitas juga perlu. Tapi 
sebelum memilih n membayar premi lihat keperluannya apa, perhatikan term n 
condition-nya. Tanyakan sedetail-detailnya klausul apa yg sekiranya membatalkan 
alias klaim tidak di bayar kalau terpaksa terjadi accident.

Kalau sy akan dive trip selama misalnya 5 hari, yg setelah sy prediksi 90% 
aktivitas adalah diving, sy memutuskan tidak perlu beli insurance. 
Alasan...?percuma.karena banyak asuransi yg tidak mau bayar klaim tuk accident 
karena diving. Diving, demikian juga terjun payung, dan kegiatan yg dianggap 
ektrim lainnya, tidak akan ditanggung kalau terjadi accident saat melakukan 
kegiatan itu.

Saya pernah tanya sm rekan di asuransi, kebetulan satu group kantor sy  adalah 
perusahaan asuransi,  tuk kegiatan snorkling lalu trjadi accident akan di bayar 
ngga? Di jawanb secara umum tidak. Tapi case by case. Tergantung juga bagaimana 
kejadiannya. Misalnya tenggelam karena panik n tidak bisa renang tidak akan di 
bayar. Kalau kejadiannya gara2 nolong teman yg snorkling n accident sementara 
ybs memang layak sbg penolong, masih bisa di bayar. 

Sy juga pernah tanya, kalau naik ojek kapal dari Angke ke pramuka atau tidung 
lalui di perjalanan terjadi musibah, apakah di bayar ngga...? Lagi2 di jawab, 
secara umum tidak. Tapi case by case. Lihat dulu accident karena apa dan 
kondisinya bagaimana...sy ajak lihat kapalnya n tanya akan di bayar ngga kalau 
ada accident,  Setelah dia lihat n analisa sesaat, ia bilang karena minim 
sarana penyelamatan (plampung, kompas, dll) dia akan rekomen tuk nolak bayar dg 
mengacu dari peraturan klausul. Itu kalau tim "investigasinya" dia. Entah yg 
lain.

Lalu apa donk yg di cover kalau beli asuransi perjalanan...?ya itu tadi perlu 
dilihat dari perjanjiannya. Dia cover apa saja. Sy pribadi hanya sekali beli 
tambahan asuransi yg ada di bandara2. Mengapa? Pernah sy tanya dia cover 
apa...Di jawab kalau terjadi kecelakaan. Lho khan sudah dio cover sama airline 
waktu beli tiket? Di jawab, tambahan biaya tanggungan aja. Sy pikir2 lagi, dr 
airline sdh cover sekitar 100 juta, rasanya sdh cukup tuk ahli waris sy kalau 
terjadi accident. Ngga perlu "rakus" dech...jadi lupakan saja. Cukup sekali 
saja beli additional asuransi.

Tuk notebook, kamera, dan gadget lain yg suka kita bawa saat traveling, sy 
pernah tanya kalau hilang apakah ada produk asuransi yg mau cover. Sy perlu 
juga tuk cover kalau terjadi sesuatu. Tp di jawab tuk barang bergerak seperti 
notebook, kamera (yg mahal tentunya), dll tidak ada atau belum ada asuransi yg 
mau cover. Infonya begitu. 

Tuk assuransi delay dan bagasi loss, ada. Kartu kredit tertentu, biasanya gold 
ke atas, cover tuk delay 4 jam ke atas dg jumlah tertentu. Jadi kalau delay 
lebih dr 4 jam, kita bisa beli barang atau apa saja maksimal, tuk yg Kk yg sy 
pegang maksimal 250 rb. Nanti bisa di klaim. Makanya sy pernah delay waktu naik 
Lion sekitar 2.5 jam. Duch coba delaynya tambah 1.5 jam lagi atau lebih, 
langsung belanja.

Demikian kuga keterlambatan bagasi atau loss juga di cover. Dg catatan bisa 
buktikan pembelian tiket dg kk tersebut. Coba buka lagi daftar fasilitas KK di 
booklet yg anda terima. Siapa tahu ada fasilitas itu. Itu juga alasan kenapa sy 
lbh suka beli tiket pake KK ketimbang bayar cash. Karena ada fasilitas itu.

Sory jadi kepanjangan....semoga berguna.

Adolf


Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: fitri susanti <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 8 Sep 2010 12:07:59 
To: <[email protected]>
Subject: [indobackpacker] Perlukah asuransi perjalanan?

Temans,

Mau tanya soal asuransi perjalanan.
Seberapa perlukah insurance ini? Bagaimana kalau kita tidak ada
insurancenya?
 Waktu booked Air Asia sy langsung beli asuransinya.
Yang biasa ngurusin ini travel kah?

Maap banyak nanya...tapi thanks banget sebelumnya atas jawabannya.

Salam,

-- 
Santi




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Kunjungi website IBP:
http://www.indobackpacker.com 

Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   
untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

SPAMMING atau forwarding tidak diperkenankan.
Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT. 

Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian 
yang perlu saja. 

Cara mengatur keanggotaan di milis ini:

Mengirim email ke grup: [email protected] (moderasi penuh)
Mengirim email kepada para Moderator/Owner: [email protected]
Satu email perhari: [email protected]
No-email/web only: [email protected]
Berhenti dari milist kirim email kosong: 
[email protected]
Bergabung kembali ke milist kirim email kosong: 
[email protected]

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke