Seni dalam bermusik diproduksi manusia dengan
perpaduan akal dan nuraninya, seharusnya jujur dan bertanggung jawab. Mengkias 
semua kisah
dan  imagi, memupuk kegalauan, kesedihan,
dan kesukacitaan menjadi lahan tema-tema lirik dan nada yang subur membuahkan
lantunan-lantunan yang menggugah, menyedih, dan menggelikan para audient.
so..., silahkan jujur pada diri sampai dimana musik untuk kita dan
orang lain
--- On Sun, 5/31/09, Indy prasasty Film <[email protected]> wrote:

From: Indy prasasty Film <[email protected]>
Subject: [indogitar] (unknown)
To: [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected]
Date: Sunday, May 31, 2009, 3:32 PM











    
            
            


      
       Ayo Joint di facebooknya : kurang lebih 2000 individu/komunitas telah 
bergabung di dalamnya  

 

FORUM MUSIK GERILYA (FORMULA) : 

" MENGOBARKAN KEMBALI SEMANGAT PERANG GERILYA " 

Admin : Urbanoir Indonesia, Movegerilya EYB 

  

GERILYA, ini adalah kata baru yang digagaskan untuk mengganti istilah INDIE 
yang selama ini dijadikan simbol-simbol pergerakan kreatif. 



Lantas kenapa harus diganti ?



Karya Independent sering diartikan “karya yang merdeka dan bebas dalam 
menentukan sisi-sisi artistiknya.” Sedangkan kaitannya dengan musik, karya 
indie sering diterjemahkan sebagai : bebas dari tuntutan kreatif yang 
dipaksakan oleh label-label. Bebas dari dogma-dogma pasar dan trend yang sering 
di buat secara sepihak oleh produser maupun eksekutifnya. Tapi tahukah anda 
bahwa eforia indie sering menjadi fenomena kebablasan identifikasi ?



Saat ini, dibalik kata-kata indie, musisi-musisi kita sering berlindung dari 
kemampuan dan skill musikalitas yang masih terbata-bata. Menjadikan indie 
sebagai topeng untuk menutupi kreatifitasnya yang masih “lucu” dan celakanya 
menjadi selubung tebal atas tujuan utamanya : menjadi selebritis, ngetop dan 
jadi isu sensasional di infotainment. Musisi seperti inikah yang kita harapkan 
ada di Indonesia ?



Jika kita ingin disebut musisi, maka tugas kita adalah berkarya. Berkarya 
sejujur-jujurnya ! Selebritas hanyalah effect dari pengakuan public atas 
karya-karya kita, sementara idealisme adalah jati diri kita yang sesungguhnya. 
Tak perlu takut dengan trend atau pasar, karena sesungguhnya pasar itu adalah 
kita sendiri. Kitalah yang punya hak menentukan pasar akan seperti apa dan 
siapa penikmatnya.



Sekarang mari kita bayangkan :

Detik ini, kita berada di sebuah medan pertempuran yang tak beraturan : 
Persaingan untuk menjadi yang terbaik, perebutan eksistensi antara para 
pendatang baru dengan musisi papan atas, pembajakan yang merajalela, resesi 
ekonomi, carut marutnya industri musik, blok-blokan dalam berkomunitas, 
persengketaan ego serta tak ketinggalan beradunya kekuatan modal dan strategi 
market. Apakah kita siap berada dalam pertempuran ini ? Apakah bekal kita cukup 
untuk menyatakan : siap hidup dari musik ?



Maka dari itu, khasanah GERILYA kami gulirkan untuk mencari jalan keluar yang 
paling logis, paling cepat dan paling memukul untuk menjadikan kita bukan 
sekedar memandang popularitas sebagai tolok ukur kesuksesan, tapi sebagai 
strategi untuk menjadikan kita tercatat dalam sejarah musik Indonesia . 
Menjadikan karya-karya kita sebagai legenda musik tanah air. 



Seperti halnya dalam perang, idiom GERILYA akan kita pakai untuk menunjukkan 
gerakan kita yang lebih terukur, penuh perhitungan dan tepat sasaran agar apa 
yang kita buat menjadi sesuatu dan memiliki pondasi kuat.

 



Disini, di forum ini, kita undang anda menjadi para gerilyawan pantang putus 
asa. 



Mari Bergerilya !

E Y B   P R O J E C T

Movegerilya Video and Music Project : 

http://elexyoben. wordpress. com/



[Non-text portions of this message have been removed]




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke