Mas Zaenal, Mas Achmad, saya sharing untuk lagu ilir-ilir :

Lagu dolanan ilir-ilir ciptaan Sunan Kali Jaga berisi ajaran yang dalam serta penting sekali maknanya, namun karena wejangan yang adi luhung itu diselubungi kiasan atau disembunyikan dengan kiasan yang sangat muskil, tidak sembarang orang mampu memahaminya apalagi orang sezaman dengan Sunan Kali Jaga, dengan kata lain sebenarnya pemikiran dan pengertian Sunan Kali Jaga telah mendahului zamanya.
Berikut ini salah satu tafsiran lagu ilir-ilir sbb;

Lir-ilir tandure wis sumir (Lir ilir tanamannya sudah silir-semilir)
menggambarkan jiwa manusia yang sudah bangun, yaitu sudah sadar akan Tuhan.

tak ijo royo-royo tak sengguh penganten anyar (Dibuat hijau berseri seakan-akan penganten baru) berarti sadar dan baktinya kepada Tuhan disertai rasa kasih sayang dan mengasyikkan, sebagaimana asyiknya penganten baru

cah angon, cah angon penekna blimbing kuwi (pengembala-penggembala panjatkan pohon blimbing itu) lunyu-lunyu peneken, kanggo masuh dodotiro (biarpun licin panjatlah untuk membasuh kainmu) arti blimbing ibaratnya sabun sebagai sarana mencuci (menyucikan) kain. Adapun yang dimaksud dodot itu hati. Perumpamaan yang demikian itu mempunyai makna: setelah orang sadar akan Tuhan dengan laku manembah atau sholat, ia harus bersuci, yaitu mensucikan hati dengan membangun watak yang baik-baik, seperti sifat sabar, tawakal, ikhlas, jujur dan budi pekerti luhur lainnya.

lunyu-lunyu peneken (betapapun licinnya, panjatlah)
mempunyai arti walaupun perkara mensucikan hati itu bukan main sulitnya, tapi harus dijalani, karena sucinya hati sebagai busana (pakaian) para hamba untuk mengahadap Tuhanya.

dodotira kumitir bedhah pinggire (kainmu terjurai-jurai sobek pinggirnya)
domana jlumatana kanggo seba mengko sore (jahitlah, jeruwatlah untuk dipakai menghadap nanti sore) mempunyai arti dodot selain sebagai perumpamaan hati, juga menjadi lambang kepercayaan (iman) kepada Allah. Kain yang robek pinggirnya harus dijahit atau dijeruwat, mempunyai arti kepercayaan atau iman kepada Allah harus tetap utuh (bulat), hendaklah dijaga jangan sampai surut atau robek. Mengko sore atau nanti sore mempunyai arti waktunya sudah dekat. Sungguhpun belum tahu kapan waktunya dipanggil Tuhan, para kawula harus senantiasa siap menerima panggilan itu.

mumpung gede rembulane, mumpung jembar kalangane (senyampang masih besar rembulanya, senyampang masih luas lingkarannya) mempunyai arti memberi peringatan agar para kawula jangan menunda waktu, lagi masih muda, sehat wal afiat dan masih mempunyai waktu yang panjang, bergegaslah untuk bersiap-siap mengenakan busana kesucian untuk menghadap sewaktu-waktu dipanggil Tuhan. Sebab jika sudah terlanjur tua dan pikun, mustahil dapat mengenakan busana kesucian serta membina kepercayaan yang benar.

suraka ..... surak ..... hore ....(bersoraklah sorak hore)
hal itu menggambarkan perasaan gembira bahagia dan bersyukur kehadirat Tuhan bahwa setelah mampu menetapi semua kewajiban hidup, mengenakan busana kesucian kembali dengan selamat ke asal mula hidup.


Demikian kiranya dapat menambah wacana, tentang warisan para leluhur tetang pelajaran budi pekerti yang baik-baik yang perlu dilestarikan .......



Salam

PS









---------- Forwarded message ----------
From: Achmad Zaenal Abidin <<mailto:[EMAIL PROTECTED]>[EMAIL PROTECTED]>
Date: May 3, 2008 10:35 PM
Subject: [itb77] Lagu-lagu dolanan >> Ilir ilir...>> Ada lagi lagu lagu yang membangun ? To: <mailto:[EMAIL PROTECTED]>[EMAIL PROTECTED] Cc: <mailto:[EMAIL PROTECTED]>[EMAIL PROTECTED], <mailto:[EMAIL PROTECTED]>[EMAIL PROTECTED]

Makasih Mas Achmad,

Dadi kelingan jaman cilik seneng nyanyekke lagu lagu iku.. :-)

Ada lagu lagu yang lain nggak baik dalam bahasa Jawa maupun Indonesia yang bersifat moral dan mendidik ? Emang lagu ciptaan Sunan Kalijogo atau Sunan yang lain cuman Ilir ilir yang terkenal ? Jangan seperti sekarang lagu lagu yang sering di TV kurang membangun buat anak kecil...

Misalnya :
Balonku ada lima ..rupa rupa warnanya...
terus ...meletus balon ijo dorrr !

yang syair lagunya hanya benar dolanan yang mengagetkan unpredictable, tidak berisi petuah petuah yang baik, misalnya hemat, rajin, berlomba dalam karya tidak berlomba dalam gemerlap dan konsumerisme yang berakibat mudah korupsi dan mengambil jalan pintas.. :-(

Salam,
Zaenal

At 22:13 03/05/2008, achmad-p.n. wrote:


Mas Zaenal, catatan lagu ILIR2 yg saya punya, spt ini (konon lagu ini ciptaan Sunan Kalijogo):

ILIR-ILIR

Lir ilir lir ilir
Tandure wus sumilir
Tak ijo royo royo
Tak sengguh penganten anyar

Cah angon cah angon
Penekno blimbing kuwi
Lunyu lunyu penek'en
Kanggo masuh dodot'ira

Dodot'ira dodot'ira
Kumitir bedah ing pinggir
Dom'ono jlumatono
Kanggo sebo mengko sore

Mumpung gede rembulane
Mumpung jembar kalangane
Yo surak'o....
Surak hore....

__achmad-p.n._____
fr.mwdhtc

-----Original Message-----
From: Achmad Zaenal Abidin <<mailto:[EMAIL PROTECTED]>[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, 3 May 2008 9:38 PM
To: <mailto:[EMAIL PROTECTED]>[EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Alumni Margoyudan123] Lagu-lagu dolanan >> Ilir ilir...

Mas Sinung dan Rekans,

Aku usul juga, nganggo lagu lagu model ilir ilir ..koq nggoleki syair lan lagu Ilir ilir susah kanggo karaoke wae ora tau ono..
Ora koyo lagu lagu batak koq malah akeh ? :-(

Salam,
Zaenal



--
Info pengelolaan milis anda  :
<<http://pub.bhaktiganesha.or.id/itb77/milis/list-info-itb77.txt>http://pub.bhaktiganesha.or.id/itb77/milis/list-info-itb77.txt>

Kirim email ke