maaf kalo saya bahasnya tidak tertata dengan baik pak,
untuk penelitian efisiensi hidrokarbon itu memang relatif tidak
mudah dan sangat menantang
menurut saya balasan dari mas Pekik itu ok sekali, akan selalu ada
efisiensi energi
dan yang paling efisien sampe sekarang ialah nuklir....[di
matahari pun reaksinya reaksi nuklir fusi]
tapi bagaimana membuat reaktor yang aman dan mengubah image
masyarakat sekitar?
soal aman pasti ada ilmunya, soal mengubah pandangan masayarakat
juga pasti ada ilmunya pak
kembali masalah energi dan efisiensi ....
saya sendiri bersyukur TUHAN menciptakan reaksi fotosintesa
dan reaksi ini hasilnya disimpan dalam bentuk berbagai macam
sekarang hasil reaksi fotosintesa paling optimal ada
dimana[maksudnya yang paling efisien dijadikan energi] yang perlu di teliti
menurut saya itu bisa jadi steping stone kita ke seberang pulau......
jadi ok tuw kalau ada follow up nya....
kalau mau ketemu... uhm...
saya masih rada ragu mas AZA ..... gimana dengan ROV kemarin...
soalnya saya pribadi belum bisa ikutin .....
saya takut kalo ini semangat di awal saja .....
maaf pak... bukannya mengecilkan hati... tapi.... saya sendiri
lagi kehabisan energi pak...
kalau bisa kita hubungan sama SITH ITB atau IPB gituw pak... jadi
ada calon-calon sarjana dan industri yang bisa bantu ide-ide ini
makasih Pak AZA ..
saya minta maaf kalau ada yang kurang layak....
[EMAIL PROTECTED] wrote on 04/25/2008 06:18:19 AM:
> [image removed]
>
> [indonesia] Re: Biji karet juga mengandung minyak bakar dan
> berpotensi sebagai BBN ?
>
> Achmad Zaenal Abidin
>
> to:
>
> indonesia
>
> 04/25/2008 06:29 AM
>
> Sent by:
>
> [EMAIL PROTECTED]
>
> Please respond to indonesia
>
> Mas Adryan, Pekik dan Rekans,
>
> Hayo saja kita ketemuan untuk bahas bahan baku BBN pohon apa saja
> yang bisa ? kapan bisa ketemu ? di Jakarta atau Bandung ?
> Koq Adryan bisa bilang membabi buta dari mana ? apakah telah
> dipastkan bahwa pohon karet tidak bisa ? atau belum ada referensi/
> yang mencobanya ? padahal itu peninggalan zaman dahulu (zaman
> belanda telah pakai untuk lampu)..
>
> Kalau nuklir, kendalanya adalah ketakutan aakan bahaya seperti
> pernah terjadi di chernobil Rusia.
> Bagaimana menghilangkan hobi/rasa takut masyarakat sekitar PLTN yang
> akan dibangun? :-(
>
> Salam,
> Zaenal
>
> At 15:10 24/04/2008, Pekik A. Dahono wrote:
> Saya punya data tumbuhan di Indonesia yang layak dijadikan sumber
> energi, baik yang edible maupun nonedible.
> Tetapi perlu diingat, hukum kekekalan energi tetap berlaku. Untuk
> mendapatkan energi perlu energi.
> Minyak adalah energi yang dikumpulkan oleh bumi ini selama ratusan
> tahun dari sinar matahari.
> Tentu saja tidak mudah mengalahkan siklus alami yang dilakukan
oleh bumi ini.
> Jangan sampai, energi yang diperlukan untuk menanam tumbuhan lebih
> besar dari energi yang nantinya didapat.
> Kalau baca reader digest, disitu dibahas beberapa BBN yang ternyata
> itung2annya minus atau cuma impas. Artinya energi yang didapat lebih
> kecil dari energi yang diperlukan untuk menanam.
> Walaupun saya pendukung BBN, tetapi saya kok masih yakin bahwa hanya
> nuklir yang bisa menggantikan minyak secara ekonomis (ngeyel).
> Salam
>
> ----- Original Message -----
> From: [EMAIL PROTECTED]
> To: [email protected]
> Sent: Thursday, April 24, 2008 2:09 PM
> Subject: [indonesia] Re: Biji karet juga mengandung minyak bakar dan
> berpotensi sebagai BBN ?
>
> Mas Aza... rasa-rasanya hampir semua hidro kabron bisa dibakar/
> terbakar menghasilkan energi, tapi jangan terus membabi buta
> kalau saya boleh usulkan kita breng-bareng cari data dan diskusikan,
> sumber energi yang tidak menganggu pasokan pangan dan pakan itu apa
> yang paling murah, kita fokus kembangkan kesana....
> sekaligus menurut saya akan sangat membantu kalau kita mulai
> kampanye hemat energi....
> terima kasih
> [EMAIL PROTECTED] wrote on 03/28/2008 05:50:32 PM:
> > [image removed]
> >
> > [indonesia] Biji karet juga mengandung minyak bakar dan berpotensi
> > sebagai BBN ?
> >
> > Achmad Zaenal Abidin
> >
> > to:
> >
> > indonesia
> >
> > 03/28/2008 05:53 PM
> >
> > Sent by:
> >
> > [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Cc:
> >
> > itb77
> >
> > Please respond to indonesia
> >
> > Rekans,
> >
> > Kemarin dalam perjalanan pulang, saya ngobrol dengan samping saya
> > seorang pengusaha yang mempunyai kebun kelapa sawit.
> > Dalam ngobrol tersebut saya membicarakan tentang BBN yang jika bahan
> > bakunya tetap CPO akan tidak kompetitif sehingga harus dicari
> > alternatif pengganti sebagai bahan bakunya.
> >
> > Sekarang disamping jarak pagar dan hitaullo, beliau juga menceritakan
> > bahwa zaman belanda dulu, biji karet juga suka dipakai penduduk untuk
> > diambil minyaknya untuk dijadikan minyak lampu yang berarti bisa
> dibakar juga.
> >
> > Apakah ada rekans yang tahu dan bisa kasih pencerahan ? jika benar,
> > maka potensi pengganti CPO menjadi lebih banyak sehingga jika
> > digunakan jarak pagar, hitaullo dan biji karet, maka harga CPO pasti
> > akan turun seiring dengan turunnya demand CPO sebagai bahan baku
> > minyak nabati :-)
> >
> > Salam,
> > AZA
> >
> >
> > --
> > Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah
ilmu/teknologi serta
> > kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia
> dan akhirat.
> >
> > Info pengelolaan milis Indonesia next better :
> >
<http://pub.nextbetter.net/files/list-info-indonesia.txt>http://pub.nextbetter.net/files/list-info-indonesia.txt
>
> This communication may contain information that is legally
> proprietary, confidential, or exempt from disclosure. If you are not
> the intended recipient, please note that any dissemination,
> distribution, use or copying of this communication is strictly
> prohibited. Anyone who receive this message in error should notify
> the sender immediately or by return e-mail and delete it from his or
> her computer.
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG.
> Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.23.4/1394 - Release Date: 23/
> 04/2008 19:16
This communication may contain information that is legally
proprietary, confidential, or exempt from disclosure. If you are
not the intended recipient, please note that any dissemination,
distribution, use or copying of this communication is strictly
prohibited. Anyone who receive this message in error should notify
the sender immediately or by return e-mail and delete it from his
or her computer.
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.23.4/1394 - Release Date:
23/04/2008 19:16