Menjadi Republik Indonesia Federal, gimana ya? Lebih memaksimalkan potensi 
tiap-tiap daerah, dikarenakan Pemerintah pusat tidak mungkin menjangkau semua 
daerah.

DFK (TF01)

Qomaruzzaman Badrie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:   Rekan-rekan Indonesianist,
 Menarik sekali rasanya membicarakan tentang masa depan Indonesia.
 Dulu jaman Orba masih mendingan punya GBHN yang dirancang oleh MPR dan PELITA 
sebagai pengejawantahannya yang dibuat oleh Pemerintah.
 Lha sekarang jaman reformasi, malah tidak ada GBHN maupun Pelita lagi. 
 Mau dikemanakan bangsa ini ? Barangkali pemerintah hanya mampu membuat rencana 
pembangunan sebatas 5 tahun saja.... selanjutnya terserah presiden yang 
berikutnya. 
 Kalau begini kan cilaka ? Departemen mana yang harus memikirkan pembangunan 
jangka panjang kita ? Apa BPPT atau Bapenas ? Sepertinya kedua badan itu juga 
tIdak punya peran sebagai THINK TANK bangsa kita.
  
 Nah kalau begitu, sudah selayaknya kita alumni ITB ini mampu menjadi THINK 
TANK dan menyumbangkan pemikirannya dalam bentuk BLUE PRINT masa depan 
Indonesia dan diserahkan kepada DPR maupun Pemerintah untuk dijadikan rujukan.
  
 Sekarang ini ada Visi Indonesia 2030 seperti info dalam website ini :
  http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2007/03/22/1662.html
 Buku ini coba dikaji bersama dan kalau perlu dilakukan bedah buku untuk 
didiskusikan dalam forum yang sedikit lebih formal sehingga pemerintah tahu 
bahwa masih banyak alumni ITB yang concern pada bangsanya.
  
 Thank you.
 Qomaruzzaman (M82)

 
 Never miss a thing.  Make Yahoo your homepage. 
 No virus found in this incoming message.
 Checked by AVG Free Edition. 
 Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.17.2/1185 - Release Date: 15/12/2007 
12:00
 

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke