bahwa ada yang mau beli 16 trilyun, berarti yang beli sudah hitung bahwa nilai 
perusahaan termasuk oportunitynya memang lebih dari itu bukan? nah jadi salah 
ya yang jual dulu itu yang tidak punya visi yang benar.


----- Original Message ----
From: Mansyur Alkatiri <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, June 8, 2008 7:41:43 PM
Subject: [indonesia] [anggotaicmi] STT Jual Indosat Tiga Kali Lipat Lebih dari  
Harga Beli

STT Singapore akhirnya menjual 40% sahamnya di
Indosat ke Qtel, seharga lebih dari Rp 16 trilyun. Padahal
dulu STT membelinya hanya Rp 5 trilyun. 
 
Saya tidak tahu itung-itungan bisnisnya, tapi
keuntungan
besar sekali jelas telah diraup STT, yaitu lebih dari 200%
dibanding harga belinya dulu. Belum lagi laba tahunan yang sangat besar,
yang telah mereka nikmati selama lebih lima tahun. 
 
Dan apakah STT telah berinvestasi besar di Indosat? Setahu
saya, tak banyak perubahan dalam kinerja Indosat, khususnya di bisnis
telpon seluler.
 
Ini apakah memang harga yang wajar dari Indosat, atau
memang pemerintah yang menjualnya terlalu murah
di tahun 2002 dulu? 
 
Yang jelas, rencana untuk buyback saham Indosat yang
strategis itu bakal mustahil lagi terkejar, karena harga yang
sudah sedemikian tinggi.
 
Adakah yang bisa menjelakan soal ini?
 
Mansyur Alkatiri
www.cordova-bookstore.com 
 
 
Qtel Beli Saham Indosat 1,8 Miliar Dollar AS
 
Minggu, 8 Juni 2008 | 01:06 WIB
 
http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/06/08/01062440/qtel.beli.saham.indosat.1 
 
8.miliar.dollar.as 
 
 
Jakarta, Kompas - Qatar Telecom atau Qtel mengakuisisi 40,8 persen saham
Indosat Tbk dari kepemilikan Asia Mobile Holding Pte Ltd. Qtel akan
membayar tunai akuisisi itu 2,4 miliar dollar Singapura atau ekuivalen
dengan 1,8 miliar dollar AS.
 
Kesepakatan akuisisi yang dicapai Jumat (6/6) itu
diungkapkan Qtel bersama Singapore Technologies Telemedia Pte Ltd sebagai
induk perusahaan AMH dalam siaran persnya Sabtu di Jakarta.
 
Dengan kurs Rp 9.350 per dollar AS saat ini, berarti nilai
akuisisi tersebut mencapai Rp 16,8 triliun. ST Telemedia ketika memenangi
divestasi 41,94 persen saham Pemerintah Indonesia di Indosat pada
Desember 2002 membayar Rp 12.950 per saham. Dari penjualan saham itu,
Pemerintah Indonesia menerima dana Rp 5,62 triliun waktu itu, (Kompas,
16/12/2002).
 
Qtel merupakan salah satu perusahaan telekomunikasi dengan
pertumbuhan cepat di Timur Tengah, sementara ST Telemedia perusahaan
komunikasi dan informasi Singapura yang beroperasi di Asia Pasifik,
Amerika, dan Eropa.
 
Chairman Grup Qtel Sheikh Abdullah Al Thani mengatakan,
pihaknya sangat gembira untuk memperkuat kepemilikan strategisnya di
Indosat. Transaksi ini menunjukkan komitmen Qtel terhadap Indonesia dan
pembangunan infrastruktur yang cepat.
 
”Dengan transaksi ini, Qtel melayani 44 juta pelanggan di 16
negara. Kami siap bekerja sama manajemen dan karyawan Indosat, dan
menghargai kinerja mereka yang sangat baik,” katanya.
 
Nasser Marafih, Chief Executive Officer Qtel, menambahkan,
investasi ini bagian dari strategi pertumbuhan Qtel dan memberi peluang
untuk meluaskan ekspansinya di Indonesia. ”Kami yakin Indonesia merupakan
pasar dengan pertumbuhan tinggi untuk telekomunikasi dan Indosat sangat
kompetitif di pasar,” katanya. (*/DIS)
__._,_.___ 
Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic 
Messages 
---> Informasi ICMI lihat: www.icmi.or.id 
MARKETPLACE
You rock! Blockbuster wants to give you a complimentary trial of
Blockbuster Total Access. 
  
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group | Yahoo!
Groups Terms of Use | Unsubscribe 
Recent Activity 
        *  1 New Members Visit Your Group 
Do-It-Yourselfers

Find Y! Groups

on Lawn & garden,

homes and autos.
Yahoo! Groups

Familyographer Zone

Learn how to take

great pictures.
Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.
.

__,_._,___ 


      

Kirim email ke