Apa ada "pemerintah" di saat seperti ini ???
Sepertinya teman-teman alumni yang mempunyai otoritas juga diam seribu bahasa.
 
Wied

--- On Tue, 6/24/08, Joko Julianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Joko Julianto <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [indonesia] PLTU Cilacap Stop Produksi Listrik
To: "[email protected]" <[email protected]>
Date: Tuesday, June 24, 2008, 12:42 AM




#yiv1724984701 .hmmessage P
{
margin:0px;padding:0px;}
#yiv1724984701  .hmmessage
{
FONT-SIZE:10pt;FONT-FAMILY:Tahoma;}

Pemerintah bisa ga ya, melarang ekspor batu bara ke LN untuk kepentingan DN? 
Trus gunanya blue print energi apa kalau kepentingan DN di nomor sekian 
kan....? Sudah BBM harganya selangit, listrik mati pula.
 
fyi,..dari Kompas

Joko 
_____________________________________________________
 
PLTU Cilacap Stop Produksi Listrik
 

Selasa, 24 Juni 2008 | 13:11 WIB
CILACAP, SELASA - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap, Jawa Tengah, 
menghentikan produksinya mulai hari Selasa (24/6) ini, akibat habisnya batu 
bara. "Mulai hari ini kami terpaksa menghentikan produksi listrik karena 
persediaan batu bara telah habis," kata Field Manager PLTU Cilacap, Sutikno, di 
Cilacap.
     
Dia tidak bisa memastikan kapan pasokan batu bara untuk kebutuhan PLTU yang 
memiliki kapasitas 2x300 megawatt tersebut datang. Menurut dia, informasi awal 
menyebutkan pasokan batu bara akan datang sekitar tanggal 23-25 Juni 2008, 
tetapi hingga hari ini belum ada kepastian kapan datangnya.
     
Sebelumnya, PLTU mengalami defisit produksi sejak pekan lalu. Bahkan, dalam 
rangka penghematan konsumsi batu bara, terpaksa menghentikan operasi satu unit 
turbinnya.
     
Sejak akhir pekan lalu, PLTU Cilacap hanya memproduksi listrik sekitar 100 
megawatt dari satu unit turbin yang berkapasitas maksimal 300 megawatt. Dengan 
tidak beroperasinya PLTU Cilacap, pasokan listrik ke jaringan interkoneksi 
Jawa-Madura-Bali (Jamali) kembali mengalami defisit sebesar 600 megawatt.
     
Terkait hal itu, berdasarkan informasi dari Manajer PLN Unit Pelayanan Jaringan 
(UPJ) Cilacap, Budi Purnomo, PLN Area Pelayanan Jaringan (APJ) Cilacap yang 
meliputi wilayah Cilacap, Majenang, dan Kebumen, mengalami defisit hingga 16 
megawatt.
 
Sementara menurut Asisten Manajer PLN APJ Purwokerto, Marsupriyanto, wilayahnya 
yang meliputi Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Wonosobo 
mengalami defisit listrik hingga 8,6 megawatt.





Find out: SEEK Salary Centre Are you paid what you're worth? 


      

Kirim email ke