Yth Rekan-rekan,

Iya nich memang broadband internet akses harus lebih terjangkau. Menggunakan 
komputer khan bukan hanya untuk mengetik, ada juga yang tinggal klik mouse. 
Sekali mengklik mouse, adakalanya download file 100 MB. Kalau aksesnya masih 
narrow band, alamat bisa-bisa nggak kesampaian mau mengambil file sebesar itu 
he..he...belum lagi kalau tangan sudah gatal mau mengklik bolak-balik untuk 
misalnya download atau melihat presentasi yang dikirim teman. Bisa celaka dua 
belas jika aksesnya masih narrow band. Belum lagi kalau nelayan ingin melihat 
foto satellite untuk melihat daerah mana yang lagi banyak ikannya, dengan 
sekali klik mouse, khan bisa celaka dua belas juga jika menggunakan akses 
narrow band.

Untuk menyediakan akses broadband yang merata pada 258 juta penduduk yang perlu 
internet 20 tahun mendatang dengan bandwidth masing-masing 1 Mbps rasio 1:10, 
kita membutuhkan bandwidth 25,8 Tbps. Jika aksesnya sebesar itu, backbone yang 
dibangun juga perlu kapasitas yang besar dan dengan harga yang tidak membebani, 
baik untuk backbone internasional maupun backbone regional. Setidaknya backbone 
Internasional perlu 2,58 Tbps jika ingin internet sebagai katalis pencapaian 
kemakmuran masyarakat, bukan hanya sekedar alat untuk mencari pasar pada 
masyarakat yang sudah makmur. Backbone regional juga demikian, alangkah 
indahnya jika antar regional punya bandwidth antara 2,58 Tbps sampai 25,8 Tbps, 
dan pusat-pusat pendidikan menjadi lokomotif kontent untuk menjadi katalis 
pencapaian kemakmuran masyarakat, bukan sekedar alat untuk mencari pasar pada 
masyarakat yang sudah makmur.

Salam,
-yohan-

-----Original Message-----
Basuki Suhardiman (Sent: Monday, July 07, 2008 9:52 AM)


Masalahnya ,
seluruh IT terutama utk management udah mulai connect satu dengan yang 
lain ,
di buku the world is flat nya Thomas L. Friedman 
<http://en.wikipedia.org/wiki/Thomas_L._Friedman>, jelas menggambarkan 
linked tersebut termasuk soal VPN
dan itu berdampak juga negara kita , bukan hanya utk urusan Internet 
tapi Internet sudah menjadi tools dan tools tersebut berjalan di 
backbone yang kenceng dan harus murah (seperti listrik harus murah)
kalau urusan IP backbone ini mahal , jelas kita sendiri tidak akan bisa 
competitive utk banyak hal ....

terima kasih
=bsd-


SW Ramelan wrote:

> makanya, menurut pesan orang kondang, pakailah yang sesuai dengan diri 
> kita, jangan pilih merek atau pakai yang berkelebihan yang tidak kita 
> perlukan. Jadi kalau memang tidak perlu sekali untuk cepat-cepat amat, 
> ya yang sedikit pelan bolehlah. Koneksinya cepa tetapi ngetiknya 
> lambat, wah bisa mubazir tuh.
>
> Salam.
>
> ========================
>
> ----- Original Message ----
> From: Basuki Suhardiman <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Cc: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Sunday, July 6, 2008 2:21:21 PM
> Subject: [indonesia] Re: World's Most Expensive IP VPN?
>
>
>
> Ini bukan relatif mahal , ini mahal sekali ....
>
>
> Kasus pertama ..
> Kalau soal satelit , memang dari asalnya sudah lebih mahal ...
> kalau mau pindahkan HUB , ya ke Hawai saja , yang coverage nya
> terjangkau ke Indonesia ,tidak di Newyork ..
> sekarang khan sudah banyak operataor pakai 16 QAM , koq masih pakai
> QPSK ? :-)
>
>
> Kasus kedua ,
>
> Memang yang punya bandwidth macam Indosat ,memang tidak niat jual murah
> saja :-)
> kapasitas ada koq , tapi turunin harga tidak dilakukan , secara
> teknologi juga bisa di tekan cost nya (kalau pemilihan teknologi nya
> tepat, misal pakai standard gigabit ethernet)
> sampai akhirnya telkom beli bandwidth dari Singtel juga (utk speedy) 
> dan 'banting2 an ' harga ...
> Backbone fiber optics tidak hanya di rancang untuk voice saj a, mereka
> (Indosat) juga sejak awal sudah merancang utk data tapi bukan untuk
> Internet ..
>
> thanks
>
>


-- 
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt


-- 
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.516 / Virus Database: 270.4.5/1533 - Release Date: 7/3/2008 7:19 PM



PT.CITRA SARI MAKMUR
SATELLITE & TERRESTRIAL NETWORK

Connecting the distance - anytime, anywhere, any content
http://www.csmcom.com
http://www.3g-net.net



--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke