Saya tambahankan lagi (6) Punya aji kebal dan bisa menghilang, biar gak kena 
peluru nyasar yang ditembak oleh rivalnya (=kemungkinan orang lama, atau orang 
baru yang turut terkontaminasasi). 
 
Kalo masih ada budaya ewuh pakewuh, tepuk seliro, mendem jero, dsb, dsb, 
percuma saja ngarepin ada presiden yang bener. Kalaupun presiden 
nya bener, konco-konco, atau koalisinya pada blepotan. Mendingan kita kontrak 
saja orang asing, kaya di China, jenderalnya aja digantung. Biar dia berani 
menerapkan azas praduga bersalah atau pembuktian terbalik, babat tuh 
orang-orang yang doyan nyolongan. 
 
Hehehe...sekedar nimbrung nikh !!
 
 
wassalam,
DM
 
 
 
 
 
 


--- On Wed, 8/6/08, Harlizon MBAu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Harlizon MBAu <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [indonesia] Re: [IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres? OOT: Calon 
Doktor...
To: [email protected]
Date: Wednesday, August 6, 2008, 12:10 PM



He.. he..!
Kalo begini Nabi Muhammad tidak masuk kriteria dong...
Tapi kok terlihat dia begitu cerdas ya...???
Dan sampe sekarang buku yang dibawanya (Al Quran) tidak ada yang bisa bantah 
ya..?
Sekalipun oleh tingkat doktor LN... Kecuali bantahan-bantahan asbun dari yang 
logikanya belum nyampe...
Dan buku yang dibawanya menghasilkan ratusan (mungkin ribuan) doktor dari 
hampir semua bidang ilmu...
Aneh...
He.. he...!
Doktor... doktor...



2008/8/5 akhyar <[EMAIL PROTECTED]>






Kalau saya pribadi tambahkan

(5) Lulusan ITB.


Kapan terakhir lulusan ITB jadi presiden?

Jangan puas sekedar jadi anggota Dewan, Menteri atau Ketua Alumni ITB saja..

Salam Pilpres,
--- On Wed, 8/6/08, Tatang Hernas Soerawidjaja <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Tatang Hernas Soerawidjaja <[EMAIL PROTECTED]>

Subject: [indonesia] Re: [IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres?
To: [email protected]
Date: Wednesday, August 6, 2008, 8:30 AM









Ada tambahannya, mas Moko,

Selain (1). jujur dan (2). tak nyolongan, harus (3). punya visi dan (4). berani.

Yang no.1 sekarang ini memenuhi kriteria (1) dan (2), meragukan pada kriterium 
(3) dan babak belur pada kriterium (4).

Tatang H S


--- On Wed, 6/8/08, Moko Darjatmoko <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Moko Darjatmoko <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [indonesia] Re: [IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres?
To: [email protected]
Date: Wednesday, 6 August, 2008, 6:39 AM



Lulusan LN atau DN itu tidak menjamin ngurusi negara beres. Kriteria paling 
mendasar sebetulnya sederhana: jujur dan tidak nyolongan -- dan berani menindak 
siapapun yang nyolongan. Lain-lain cukup dengan common sense, nggak usah 
dipimpin pun masyarakat itu bisa mandiri, productip dan survive -- tukang becak 
atau penjual pebisnis kelas warteg pun bisa menjadi pemimpin yang jauh lebih 
baik dan "make sense" dari yang ada selama ini.


Moko/


At  8/6/08, Joko Julianto wrote:
Yah...sayang banget dong kalau selesksinya cuma untuk doktor lulusan luar 
negeri. Padahal belum tentu juga lulusan LN lebih berkualitas dan mengerti 
bagaimana memimpin Indonesia. Sepertinya paradigma pendidikan LN lebih baik 
dari pada pendidikan DN masih melekat kuat di Indonesia. Kalau begini, bagimana 
pendidikan Indonesia bisa bangkit? sama halnya kita menganggap produk impor 
lebih Ok dari produk lokal. Akhirnya produk lokal bisa mati karena kehilangan 
kepercayaan dari konsumen nya sendiri.
Bukannya dalam Islam diajarkan untuk menyerahkan sebuah perkara kepada ahlinya? 
La kalau ternyata produk lokal ada yang ahli, kenapa harus mengejar produk 
impor?
Intinya, siapa yang berkualitas itu yang diberi kesempatan.

Salam,
Joko





Date: Tue, 5 Aug 2008 06:09:42 -0700
From: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [indonesia] Re: [IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres?
To: [email protected]


.ExternalClass DIV {;}
.ExternalClass DIV {;} Kemarin saya ditawari informal untuk ikut jadi Tim 
Suksesnya Rizal Malaranggeng oleh salah seorang sahabat saya, segera setelah 
saya menyelesaikan studi dan kembali ke Indonesia pada pertengahan 2009. Emm, I 
have to consider about that, kandidat mana yang memberi opsi dan tawaran lebih 
baik untuk saya, dan mempunyai visi-misi-tujuan yang dapat membawa perubahan 
lebih baik untuk Indonesia.

As we know, Freedom Institute-nya RM sangat terkait dengan Bakrie Group dan 
ExxonMobil. Silahkan dianalisa lebih lanjut,, hehehe...


Sembari itu, lebih baik saya menyukseskan terlebih dahulu Simposium 
Internasional 100 tahun Harkitnas di Berlin, 10-13 November 2008. Untuk 
keterangan lebih lanjut dapat membuka http://www.si-2008.com  **iklan gretong**

Btw, saya copy-paste artikel di DetikNews di bawah ini. Sebenarnya saya 
kebingungan, karena ada dua makna. Makna pertama apakah Capres yang diusung 
hanya kader yang bergelar murni "Ph.D." lulusan luar negeri, atau kader yang 
bergelar Doktor dan ekivalen dengan Ph.D. (seperti Dr.rer.nat., Dr.-ing., 
Dr.Eng., Sc.D., dsb.) lulusan luar negeri ??

Namun tampaknya makna kedua yang diambil, karena Hidayat Nur Wahid juga akan 
ikut seleksi. Mungkin ada rekan2 alumni ITB lulusan Doktor di luar Indonesia 
yang tertarik untuk ikut seleksi juga?? Mohon maaf, tapi tampaknya Doktor² 
lulusan ITB, IPB dan UI tidak dapat ikut seleksi. Sama seperti halnya SBY,, 
hehehe...


---------------------
Teuku Reiza Yuanda
http://www.linkedin.com/in/teukureiza



Senin, 04/08/2008 19:34 WIB
PKS Seleksi 300 Kader Bertitel PhD untuk Jadi Capres
Baban Gandapurnama - detikNews
http://www.detiknews.com/read/2008/08/04/193445/982818/10/pks-seleksi-300-kader-bertitel-phd-untuk-jadi-capres

Bandung - Selain berusia 'balita' alias di bawah lima puluh tahun, PKS juga 
akan mengajukan capres bertitel Doctor of Philosophy alias PhD. Untuk itu, 300 
kadernya yang bertitel PhD dan lulusan luar negeri akan diseleksi.

"Kita akan menyeleksi 300 kader PKS yang bergelar Phd, lulusan luar negeri, 
termasuk Hidayat Nur Wahid," ujar Presiden PKS Tifatul Sembiring di sela-sela 
kampanye pasangan Taufikurahman-Abu Syauqi, calon untuk Pilwalkot Bandung di 
Lapangan Gasibu, Jl Diponegoro, Bandung, Jawa Barat, Senin (4/8/2008).

Tifatul kembali menegaskan, usia capres yang akan diusung PKS juga harus 
'balita', atau di bawah 50 tahun.

"Kenapa kita mengusung yang balita, karena ada tiga misi. Yaitu perubahan, 
pelayanan, dan penyelamatan. Indonesia saat ini rusak karena adanya KKN, 
masalah ketahanan pangan, kesehatan dan kemiskinan. Itu semua bisa ditangani 
dan bisa dilakukan oleh kalangan muda," tandasnya.

Sebenarnya, lanjut dia, pada Agustus ini PKS akan segera mengumumkan capres 
yang akan diusung. Namun, Dewan Syuro masih membahasnya. "Jadi belum tahu 
kapan, karena masih dibahas," katanya.

Menurut Tifatul, syarat 'balita' tidak hanya berlaku untuk capres. Tetapi juga 
untuk para pengisi kursi di kabinet.

"Untuk legislatif pusat kita targetkan 20 persen dan mayoritas balita," tandas 
Tifatul.




 





----- Original Message ----
From: Basuki Suhardiman <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, August 5, 2008 5:11:49 AM
Subject: [indonesia] Re: [IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres?



Bisa dijelaskan mas ,
mengapa tidak setuju dengan Fadel ?


On Mon, 4 Aug 2008, Husein Avicenna Akil wrote:

> Kalo Saya tidak setuju dan tidak akan mendukung Fadel Muhammad maju baik 
> sebagai capres maupun maupun cawalpres. Kalau masuk pada putaran ke berapapun 
> saya tidak akan vote untuk Fadel Muhammad, meskipun beliau satu alumni dengan 
> saya FT ITB.
> salam,
> husein akil ft77
>
> --- On Tue, 8/5/08, Muhammad Ari Mukhlason <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> From: Muhammad Ari Mukhlason <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [indonesia] Re: [IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres?
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Cc: [email protected]
> Date: Tuesday, August 5, 2008, 1:54 AM
>
> kalo saya setuju Bang Fadel maju.
> kalo bisa gandengan sama yg muda juga, dari pks misalnya.
> ortu saya dulu pas wisudaan saya, bertanya pada dosen2,
> kapan ada lagi Alumni ITB (full time) yang menjadi presiden setelah
>
> Ir. Soekarno ?
> Ayo, berani maju ? ndak cuman jadi pendukung presiden, tp jadilah
> presiden !!.
>
> --
> mukhlason 99
>
> On 8/5/08, db - mufti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Kiprah dan kepedulian Fadel pada masalah-masalah Tekno Ekonomi yang banyak 
> digagas oleh temen2 dari Jurusan Teknik Industri sudah beliau rekam sejak 
> tahun 1986an. Juga semangat menggalakkan produk dalam negeri amat menonjol 
> dari beliau.
>
>
> Kalau atmosfir "pemimpin kaum muda" bergulir menurut hemat saya bisa menjadi 
> alternatif untuk tahun 2009 nanti.
>
> Salam dari Depok
>
>
> Mufti/MA79
>
> --- On Tue, 8/5/08, ricky cahya andrian <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> From: ricky cahya andrian <[EMAIL PROTECTED]>
>
> Subject: [IA-ITB] Fadel Muhammad calon Wapres?
> To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
>
> Date: Tuesday, August 5, 2008, 8:19 AM
>
> ada berita Fadel Muhammad ready for Cawapres. Gimana nih menurut temen2?
>
> barusan saya baca beritanya di koran lokal. demikian
> kalo saya punya pengalaman unik dgn dia. Satu2nya gubernur yg mau memikirkan 
> masalah listrik di provinsinya sebelum bermasalah dgn jemput bola ke PLN
>  
> -Ricky-
> "In Harmonia Progressio"
> EL97







Find out: SEEK Salary Centre Are you paid what you're worth?

-- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta 
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. 
Info pengelolaan milis Indonesia next better : 
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt 
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 




      

Kirim email ke