2009/2/24 someone wrote:
> Cara paling mudah adalah mencairkan aset-2 koruptor dan menjalankan program
> pemberdayaan masyarakat. Jumlahnya khan trilyunan =)

Asset liquid para koruptor, kroni, dan keluarganya? Mungkin ada di sini:

http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/02/23/00160478/Swiss.Dicap.Surga.Penipuan

---begins---

Swiss Dicap Surga "Penipuan"

London, Minggu - Menteri Keuangan Inggris Alistair Darling di London,
Minggu (22/2), mengecam kerahasiaan bank Swiss. Hal itu dinilai
merupakan salah satu penyebab krisis keuangan global. Amerika Serikat
juga kini menyerang Swiss yang melindungi ”penipuan” keuangan oleh
warganya.

Tidak dijelaskan kaitan antara kerahasiaan perbankan Swiss itu dan
krisis global. Namun, di Berlin, Jerman, para pemimpin raksasa Eropa,
seperti Italia, Inggris, Perancis, dan Jerman, Minggu, bertemu untuk
membahas cara mengatasi krisis keuangan global.

Kanselir Jerman Angela Merkel menegaskan pentingnya pengaturan
transaksi keuangan. Salah satunya adalah pengendalian atas hedge fund,
sebutan untuk sekumpulan dana yang dikelola para manajer. Dana itu
”dimainkan” di pasar dengan tingkat spekulasi yang rumit, tetapi susah
dilacak, baik aliran dana maupun pola permainannya.

Kegiatan ini dimungkinkan karena sumber pelaku permainan berasal dari
negara-negara safe havens, seperti Swiss. Di tengah krisis, tetap saja
terjadi gairah di bursa saham dan uang dengan korban-korban baru.
Namun, di sisi lain, aksi-aksi spekulasi itu membuat sesama perbankan
makin curiga. Banyak bank berhenti beraktivitas dengan sesama lembaga
keuangan karena khawatir banyak bank yang turut melakukan spekulasi
untuk mengompensasi kerugian besar walau dengan risiko besar.


47 langkah

Jerman sudah menyusun 47 langkah untuk mengatasi krisis keuangan
global, yang akan dibahas dalam pertemuan G-20 di London, 2 April
mendatang. Kanselir Jerman Angela Merkel, Perdana Menteri Inggris
Gordon Brown, dan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy sepakat memperkuat
tekanan pada pentingnya pengaturan keuangan global, juga hukuman
kepada negara-negara safe havens yang melindungi penipuan.

”Transparansi itu penting. Masalahnya, semua orang tidak tahu apa yang
sedang terjadi. Saya kira, setengah dari persoalan krisis adalah
karena mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi. Swiss harus tahu
persoalan ini dan harus turut mengatasinya. Anda tak bisa menerima
orang- orang mendapatkan perlindungan, apalagi jika mereka
menggelapkan pajak,” kata Darling.

Internal Revenue Services (IRS) dari AS meminta UBS AG (bank Swiss)
membuka rahasia rekening milik 52.000 warga AS. IRS menemukan, ada
52.000 rekening warga termakmur AS yang terkait penggelapan pajak dan
penipuan keuangan yang dilakukan lewat UBS. Agen IRS, Daniel Reeves,
mengatakan, UBS melakukan perbuatan ilegal selama periode 2000-2007.

Juru bicara Departemen Keuangan Swiss, Roland Meier, menolak panggilan
Senat AS atas UBS untuk pemeriksaan pada 4 Maret soal ke-52.000
rekening itu.

Kekacauan dan anomali sektor keuangan merupakan bagian dari persoalan
krisis keuangan global. Krisis itu melumpuhkan kepercayaan bisnis dan
konsumen, yang membuat kesediaan berbelanja dan melakukan investasi
baru menjadi mandek.

Hal itu selanjutnya membuat aktivitas ekonomi anjlok dan investor
biasa (bukan spekulan) juga enggan memberikan pinjaman baru. Namun, di
sisi lain, aksi-aksi spekulasi terus berlanjut.

Kekurangan modal telah membuat Airbus kini terancam kekurangan modal
kerja, sebagaimana diutarakan Presiden Airbus Wilayah Timur Tengah
Habib Fekih di Dubai, Uni Emirat Arab.

Eropa Timur, seperti Polandia, Hongaria, dan Ceko, kini juga mengalami
kekeringan dana karena hengkangnya investasi asing.


Dana darurat ASEAN

ASEAN juga tidak luput dari pelarian modal. Karena itu, dalam
pertemuan menteri keuangan ASEAN plus China, Jepang, dan Korea Selatan
di Phuket, Thailand, disepakati soal pengadaan 120 miliar dollar AS
dana darurat. Sekitar 20 persen dana itu berasal dari ASEAN dan
sisanya dari tiga negara Asia Timur. (REUTERS/AP/AFP/MON/JOE)

---ends---

--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke