Sobats, Malu menjadi barang yang sangat langka dan sangat mahal di Indonesia ini, Lihat para ex nara pidana korupsi gentayangan dg kekuatan hasil korupsinya menjabat Public Institusi, sampai mengusulkan koruptor terbesar/terhebat/tercanggih didunia menjadi " Pahlawan Nasional " "Quo Vadis Bangsa Indonesia". mari Berdoa bersama timbulkanlah Malu pada pemimpin sekarang agar bangsa Indonesia bisa bangkit, bukan malah jadi bangsa terjajah . salam LZ
________________________________ From: Sholeh Mr <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thu, January 7, 2010 8:49:25 AM Subject: [indonesia] Bls: Re: Gayus dan Ruhut cekcok di DPR Ha-ha-ha-ha Polisi diwakili oleh beberapa oknum,.. sangat memalukan bangsa,. Kejaksaan diwakili oknum juga memalukan bangsa,. Hakim,. memberikan keputusannya,..juga memalukan hati nurani,. DPR,.. membela kepentingan rakyat,.. oh sangat memalukan rakyat Indonesia,.. Memang yang masih tersisa adalah tidak ada rasa malu,.... Salam,. ________________________________ Dari: CHPStar <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Kam, 7 Januari, 2010 07:59:03 Judul: [indonesia] Re: Gayus dan Ruhut cekcok di DPR Apa kabar Pak Priyono? saya lebih tertarik dengan masalah membuka market Litbang bagi Public Sector mauu Private Sector. Bisa bantu ? Wass: Tjahjokartiko http://ap2i.blogspot.com/ --- On Wed, 1/6/10, [email protected] <[email protected]> wrote: >From: > [email protected] <[email protected]> >Subject: [indonesia] Gayus dan Ruhut cekcok di DPR >To: [email protected] >Date: Wednesday, January 6, 2010, 7:47 PM > > >> Rekan2 millis, > >> Rapat pansus Bank Century di DPR kemarin diwarnai cekcok antara >> Gayus Lumbun vs Ruhut S yang terekam media TV. Debat di DPR >> itu sudah biasa, tapi kali ini ada kata-kata > kotor dan pengusiran yang >> tidak lazim ada di rapat DPR selama ini. >> Mengapa mereka saling mengotot dan tidak mau mendengar pendapat >> satu sama lain ? Bukankah mereka itu terpilih jadi DPR lantaran ahli >> mendengar suara rakyat ? Ataukah karena mereka membawa tekad >> untuk membawa DPR ke dalam kemauan mereka masing-masing ? >> Inilah yang perlu kita lawan, bukankah kita sepakat membawa kasus >> Bank Century ke DPR untuk mencari tahu secara transparan apa yg >> terjadi dgn Bank century ? Bukan untuk mengikuti agenda dari masing- >> masing partai. >> Kita semua ingin agar persoalan diantara mereka tidak mengganggu >> jalannya pansus itu. Dan perlu diingat bahwa pansus bank century >> bukanlah media untuk mencari siapa yang benar atau siapa yang salah, >> karena sudah ada KPK yg lebih berwenang menangani persoalan itu. > >> wassalam, >> Priyono HP. > >-- >Berlombalah > dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta >kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. > >Info pengelolaan milis Indonesia next better : >http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt > ________________________________ Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang!
