Dear All,
Semangkin hari semangkin saja heboh negeri ini.
Setelah sidang "heboh" pansus Century DPR yang menghadir Robert Tantular
dengan wajah
tanpa dosa, negeri ini dihebohkan oleh istana dalam penjara.
Kelihatannya keberhasilan program 100 hari SBY tidak hanya dirasakan
oleh para Menteri
yang mendapatkan mobil Crown baru, tetapi juga oleh para napi berduit
yang mendapatkan
fasilitas mewah di hotel prodeo.
Pihak Lapas membantah keras bahwa ini adalah hasil praktik suap menyuap.
Mungkin
hal ini memang murni keberhasilan pemerintah dalam membangun fasilitas
LP bagi napi berduit.
Tentang carut marut hukum di negeri tercinta, bagaimana pendapat anda ?
Apakah hukum
memang sudah nasibnya tercipta untuk dilanggar ?
Wassalam.
-----------------------------------------------------------
http://www.detiknews.com/read/2010/01/12/084351/1276321/10/meski-dibantah-satgas-yakin-ada-penyuapan-di-lp
Selasa, 12/01/2010 08:43 WIB
Sel Mewah Ayin Cs
Meski Dibantah, Satgas Yakin ada Penyuapan di LP
Rachmadin Ismail - detikNews
Sel Ayin di LP Pondok Bambu
Satgas Antimafia Hukum Bertemu KY
Jakarta - Informasi adanya suap terkait pemberian sel mewah di Lembaga
Pemasyarakatan (LP) memang selalu dibantah baik oleh napi maupun
petugas. Namun, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum mempunyai informasi
kuat tentang hal itu.
Dalam waktu dekat, seluruh informasi dan data yang diperoleh satgas akan
dilaporkan pada Presiden SBY dan Menkum HAM Patrialis Akbar.
"Walaupun kita nanya secara tertutup, mereka tetap tidak ngaku. Tapi
kita tidak percaya. Dari sumber lain yang sangat kuat, dugaan itu (suap)
ada," kata anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Yunus Husein, saat
dihubungi lewat telepon, Selasa (12/1/2010).
Menurut Yunus, sumber lain itu mengatakan adanya praktik pemberian uang
secara rutin bulanan kepada petugas LP. Pemberian tersebut dinamakan
layaknya program Presiden bernama Bantuan Langsung Tunai (BLT).
"Setorannya kita duga setiap bulan," lanjutnya.
Namun, Yunus enggan merinci lebih jauh soal jumlah setoran dan para
pejabat yang menerima uang tersebut. Penyelidikan lebih jauh ia serahkan
pada lembaga penegak hukum.
Sebagai ketua Pusat Penelusuran Analisis Transaksi Keuangan (PPATK),
Yunus juga berjanji akan membantu para penegak hukum yang ingin
menyelidiki dugaan suap tersebut. Jika ada permintaan, rekening para
pejabat LP akan telusuri.
"Hingga saat ini belum ada. Tapi kalau ada, kita akan bantu," tutupnya.
(mad/ddt)
--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.
Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt