Yap...bankirlah yg lebih tahu ttg kondisi keuangan walau dibanding ama 
seseorang punya 10 doktor ekonomi sekalipun. Merekalah yg tahu bagaimana 
kondisi pinjaman antar bank, kondisi pembayaran loan, apalagi kondisi 
likuiditas bank2 yg dikelola mrk...krn mereka sendiri yg mengalaminya.  Setuju, 
seharusnya pansus meminta mrk juga memberikan masukan...tapi harus cepat jangan 
sampai uangnya Ical keburu merubah pandangan mereka sebelumnya:).

Salam,

-Irsal
Coming up soon, http://www.dokterkita.net and http://www.kongkow.net

-----Original Message-----
From: Harlizon MBAu <[email protected]>
Date: Tue, 26 Jan 2010 12:25:18 
To: <[email protected]>
Cc: <[email protected]>
Subject: [indonesia] Re: [ekonomi-nasional] Fwd: Bankir tidak dipanggil Pansus 
?: Nasabah 
        juga bisa deg-degan dengan keselamatan dananya.

Wah ini jadi tambah menarik...
Ternyata ada pihak lain yang terkait juga dengan skenario ramalan DC, eh
salah, skandal century.
Pengen dipanggil untuk menceritakan deg-degannya?
Kasihan para bankir lain yang mungkin dulu ikut deg-degan tapi nga ikut
kebagian dana talangan.
Dipanggilnya para bankir untuk ungkapkan deg-degannya dapat membuat para
nasabah bank gurem sekarang ikut deg-degan tentang keselamatan dananya di
bank tersebut...
Cilaka dua-ble, apa maksudnya semua ini?

2010/1/26 Irwan Lubis <[email protected]>

> ---------- Forwarded message ----------
> From: liman PAP [email protected]
>
> Bankir: Kami yang Merasakan Deg-degan Saat Krisis
> Senin, 25 Januari 2010 | 15:21 WIB
> Kompas/Yuniadhi Agung
>
> JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional
> (Perbanas) mendesak agar tim Panitia Khusus (Pansus) DPR yang menangani
> kasus Bank Century (kini Bank Mutiara) memanggil para bankir untuk dimintai
> keterangannya. Pasalnya, para bankir merupakan stakeholder terpenting yang
> seharusnya dimintai pendapat soal bank.
>
> Demikian disampaikan Ketua Perbanas Sigit Pramono, seusai Dialog Perbankan,
> Jakarta, Senin (25/1/2010). "Seharusnya ketika bicara mengenai penyelamatan
> bank, sekurang-kurangnya para bankir diundang untuk memberikan pendapat dan
> kesaksiannya," ujar Sigit.
>
> Seperti diketahui, dana talangan Bank Century (kini Bank Mutiara) senilai
> Rp
> 6,7 triliun yang dikucurkan saat krisis ekonomi global menuai kontroversi.
> Menurut Sigit, para bankir-lah yang paling merasakan langsung situasi
> krisis
> saat itu.
>
> "Kami yang merasakan langsung deg-degan bagaimana situasi krisis. Kami
> merasakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok, depresiasi terendah,
> dan hal-hal lain. Mungkin, orang yang tidak langsung dengan perbankan tidak
> merasakan was-was," tukasnya.
>
> Sigit mengakui, hingga kini pihaknya belum dihubungi Pansus untuk dimintai
> keterangannya. Meski demikian, dirinya mengaku siap bila dipanggil Pansus
> nantinya.
>
> "Belum tahu, tetapi kami siap saja memberikan masukan dari perspektif
> perbankan. Kami sekarang hanya bisa menyampaikan soal ini lewat media,
> soalnya kan kami tidak bisa meminta agar Pansus agar kami dipanggil,"
> tandasnya.
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------------------------------
>
> Ingin bergabung ke milis ekonomi-nasional?
> Kirim email ke [email protected]
> http://capresindonesia.wordpress.com
> http://infoindonesia.wordpress.comYahoo! Groups Links
>
> <*> To visit your group on the web, go to:
>    http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/
>
> <*> Your email settings:
>    Individual Email | Traditional
>
> <*> To change settings online go to:
>    http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/join
>    (Yahoo! ID required)
>
> <*> To change settings via email:
>    [email protected]
>    [email protected]
>
> <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
>    [email protected]
>
> <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
>    http://docs.yahoo.com/info/terms/
>
>

Kirim email ke