Mungkin dari sekian banyak dana yg digelontorkan ... yg paling punya bobot berita adalah yg untuk beli mobil mewah dan rumah dinas itu ;-)
Memang issue yg muncul itu sangat ditentukan oleh maunya media massa. Apa media massa memberitakan penggelontoran dana2 yg lain? Kalau tidak ada nilai beritanya (tidak kontroversial atau spektakuler) ... mana mau mereka ;-) salam, -ai- 2010/2/24 Achmad Chamdani Eka P. <[email protected]> > Masalahnya pemerintah kita membuka keran CAFTA ini, tetapi disisi lain > doing nothing > dalam membuat industri kita competitive. > > Dua hari yll. pemerintah Singapore meluncurkan budget yang salah satu > isinya adalah > penggelontoran anggaran : SGD 5 milyar untuk program peningkatkan > produktiviti > dan skill pekerja, serta SGD 3 milyar untuk bantuan investasi R&D swasta. > Pemerintah kita cuman bisa menggelontorkan uang untuk beli mobil mewah dan > rumah dinas > doang. > > Salam. > > > CHPStar wrote: > > Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) berunjuk rasa menuntut > dihapuskannya ASEAN *China Free Trade Agreement* (ACFTA) dengan melakukan > long march dari Istana Wakil Presiden ke Istana Merdeka di Jalan Medan > Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (24/02). > > "Buruh menuntut untuk dihapuskannya ACFTA pada tahun ini, jika tidak > memungkinkan, kami minta untuk ditunda pemberlakuannya," ujar ASEP > koordinator lapangan dari SPSI Bandung. > > Sekitar ratusan orang yang tergabung dalam SPSI mengharapkan dapat bertemu > langsung dengan presiden dan merundingkan hal itu. > > "Buruh belum siap dengan terpaan ACFTA, dampak perjanjian itu sangat > berpengaruh pada industri dalam negeri. Sudah banyak order yang berkurang, > kami terancam di PHK," lanjut ASEP seperti dikutip *Antara*. > > Massa telah berkumpul sejak pukul 10.00 WIB di depan Istana Wakil Presiden, > dan berencana menggelar aksi di depan Istana Merdeka sampai pukul 14.00 WIB. > > Massa yang berunjuk rasa berasal dari SPSI daerah DKI Jakarta, Bandung > Raya, Serang-Banten, dan Kabupaten Bekasi. ASEP memperkirakan massa akan > bertambah menjadi sekitar 1.000 orang. > > Saat ini massa masih berada di depan Istana Merdeka dan mendapat kawalan > petugas keamanan.(ant/ipg) > > http://icaexpo.coop > >
