Program Kajian ASEAN The Habibie Center Diresmikan 
(Kamis,25/02/2010:pkl.08.00 wib)JAKNEWS.COM--Program kajian ASEAN The Habibie 
Center, Rabu (24/2), diresmikan. Salah satu kajian yang akan dilakukan antara 
lain mencermati isu yang lagi hangat, yaitu implikasi perjanjian perdagangan 
bebas ASEAN-China terhadap ekonomi Indonesia.

Peresmian dilakukan oleh Ketua Dewan Pembina The Habibie Center Prof Dr Muladi 
dengan disaksikan Direktur Jenderal Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri 
Djauhari Oratmangun.

"Pusat kajian ASEAN sangat minim. Kajian justru ada di Belanda atau Australia. 
Paling dekat adalah di Singapura dan Thailand, sementara Indonesia tidak punya. 
Ini mengherankan sekali," kata Oratmangun.

Tantangan ke depan adalah membawa ASEAN ke publik. FTA ASEAN-China punya posisi 
positif, karena akhirnya ASEAN kini diperhitungkan dalam pikiran-pikiran anak 
muda. Ada satu perasaan senasib dalam pasar global yang menghadapi serbuan 
produk China.
http://icaexpo.coop


      

Kirim email ke