JAKARTA, KOMPAS.comĀ - Mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Kofi Annan memberikan presidential lecturer bertajuk Challenges for Leaders in a Multipolar World, Kamis (4/3/2010) pagi di Istana Negara, Jakarta.Sebelum memberikan kuliah, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terlebih dahulu bertemu dengan Annan. Turut hadir dalam presidential lecturer tersebut Wapres Boediono Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Menter Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Menteri Negara Urusan UKM dan Koperasi Suryadharma Alie, Jaksa Agung Hendarman Supandji, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, dan lainnya.Ketika memberikan kata sambutan, Presiden sempat memaparkan agenda pembangunan Indonesia saat ini. "Indonesia berada dalam proses transformasi, bukan hanya reformasi," ujar SBY.Dikatakan Presiden, pembangunan ekonomi di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, mengurangi kemiskinan, dan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya. "Kita ingin agenda reformasi semakin matang dan membawa manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia," tambahnya.Sementara itu, di kancah internasional, Presiden mengatakan, Indonesia terus bertekad berperan aktif. Saat ini, kata Presiden, Indonesia memainkan peranan aktif di ASEAN hingga G-20 Sebelumnya, beberapa tokoh dunia juga pernah memberikan presidential lecturer, seperti bos Microsof Bill Gates, putra mahkota Inggris Pangeran Chales, dan juga peraih nobel Muhammad Yunus.Kunjungan Annan ke Indonesia kali ini bukanlah yang pertama. Tercatat, Annan pernah.....http://www.un.org/News/Press/docs/2009/dev2784.doc.htm
