Saya ngambek nggak mau ngajuin jadi profesor karena dulu waktu mengajukan jadi lektor kepala, ditolak gara2 punya 27 paper internasional dalam 3 tahun. Saya nggak mau ditolak dua kali nih
--- On Thu, 3/11/10, Aristo Y. Suratman <[email protected]> wrote: > From: Aristo Y. Suratman <[email protected]> > Subject: [indonesia] Re: keputusan dikti > To: [email protected] > Date: Thursday, March 11, 2010, 4:46 AM > Aneh memang mungkin yang bersangkutan > tak mendapatkannya satupun juga, jadi bikin aturan gila. > > ----- Original Message ----- From: "Pekik Dahono" <[email protected]> > To: <[email protected]> > Sent: Thursday, March 11, 2010 4:34 PM > Subject: [indonesia] keputusan dikti > > > > Ada keputusa dirjen Dikti yang agak aneh: > > Orang yang melakukan publikasi di jurnal atau di > seminar internasional lebih dari dua kali setahun dianggap > tidak wajar. > > Aneh. Apa memang sudah kebalik-balik negaraku ini. > > > > Salam > > > > > > > > > > > > -- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan > kaidah ilmu/teknologi serta > > kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi > kebahagiaan dunia dan akhirat. > > > > Info pengelolaan milis Indonesia next better : > > http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt > > > > -- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah > ilmu/teknologi serta > kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan > dunia dan akhirat. > > Info pengelolaan milis Indonesia next better : > http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt > -- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. Info pengelolaan milis Indonesia next better : http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
