Universitas Indonesia (UI) menggelar Pertemuan Tingkat Internasional dan 
Workshop, soal Isu Perubahan Iklim dan Strategi Mitigasi dan Adaptasi, Kamis 
(18/3), di Istana Wakil Presiden, Jakarta.

Siaran pers UI yang diterima Gatra.com, Kamis (18/3) di Jakarta, menyebutkan, 
pertemuan tingkat internasional yang juga digelar bersama Association of 
Pacific Rim University-World Institute (APRU-AWI) itu, 
dilanjutkan workshop selama dua hari, 18-19 Maret 2010, di Graha Sabha Widya, 
Wisma Makara UI, Depok.

"Workshop tersebut menghadirkan 25 peneliti asing dari APRU-AWI dan dan 
peneliti UI bidang perubahan iklim, untuk membahas dan merumuskan agenda kerja 
sama penelitian bidang-bidang yang terkait dengan perubahan iklim dan strategi 
mitigasi serta adaptasi," tulis siaran pers tersebut.

Pakar lingkungan hidup yang akan mengisi workshop tersebut, antara lain, Emil 
Salim, dan Rachmat Witoelar.

Selain itu, sejumlah pakar dalam bidang kebijakan energi dan perubahan iklim 
dari berbagai universitas yang menjadi anggota APRU, seperti Jim Falk dari 
University of Melbourne Lee Godden (University of Melbourne), Tony Jakeman 
(Australia National University), serta dan Liong Shie-Yui (National University 
Singapore).

Disebutkan, perhelatan kelas internasional ini mampu menunjukkan kesiapan dan 
peran aktif dari universitas negeri ini, dalam upaya nasional maupun global 
dalam menurunkan tingkat emisi gas rumah kaca, sebagai pemicu utama kenaikan 
suhu atmosfir bumi.

Menurut Rektor UI Gumilar R Somantri, UI dapat menjadi inisiator perubahan 
pranata sosial, budaya, ekonomi, dan politik, guna mencegah kenaikan lebih 
lanjut suhu atmosif bumi.

UI, melalui pertemuan tingkat internasional tersebut, lanjut Gumilar, juga 
diharapkan mampu mengadaptasikan sistem kehidupan masyarakat di dalam skema 
perubahan iklim.
.......Pakar ITB kemana ya?
Salam, Tjahjokartiko

http://icaexpo.coop
NOTES: ICA, UN, FAO, IFAP and ILO  release messages for International Day of 
Co-operatives 2009: "Driving global recovery through co-op..."Published  by 
admin [ http://global300.coop ]
Messages from the ICA, UN and FAO underline that co-operatives are more 
resilient to crisis than other forms of enterprise. They are not only surviving 
the crisis, but also contributing to driving global recovery due to the fact 
that co-operatives are value based enterprises guided by the Co-operative 
Values and Principles. However, the ICA warns that only with appropriate 
policies will co-operatives continue to be able to drive global recovery and 
thus calls on policy-makers to take into consideration the co-operative 
enterprise when elaborating regulations and legislation. ICA further calls on 
co-operators throughout the world to strengthen their commitments to their 
co-operative values and principles, celebrate their success in these difficult 
times, and work in partnership to ensure that they continue driving global 
recovery around the world. See ICA, UN, FAO, IFAP and ILO  messages in various 
languages. 
[v] http://www.ica.coop/activities/idc/2009.html



      

Kirim email ke