It's all 'bout the money
It's all 'bout the dum dum da da dum dum
(A song by Meja)

Source: 
http://m.detik.com/read/2010/03/22/182942/1323090/10/terima-tc-politisi-golkar-anggap-rejeki-nomplok?991101605

--begins--
Terima TC, Politisi Golkar Anggap Rejeki Nomplok

Rachmadin Ismail : detikNews

detikcom - Jakarta, Mantan Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Anthony 
Zeidra Abidin, Asep Ruhimat Sudjana dan TM Nurlif mengaku menerima traveller's 
cheque (TC) hingga ratusan juta rupiah. Sebagian menganggapnya dana bantuan 
kampanye, sebagian lagi menganggapnya rejeki nomplok.

"Saya pernah tanya ini uang apa? Katanya rejeki, ya sudah saya nggak tanyakan 
lagi," kata Asep saat diperiksa sebagai saksi di Pengadilan Tipikor, Jl HR 
Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Senin (22/3/2010).

Asep mengaku menerima 3 lembar TC masing-masing senilai Rp 50 juta di sebuah 
ruang rapat di DPR. Tidak ada kecurigaan sedikit pun terkait pemberian dana 
tersebut, meski diserahkan setelah pemilihan DGS BI yang dimenangkan oleh 
Miranda.

"Saya punya hubungan yang baik dengan Hamka Yandhu. Dia pengusaha dan wakil 
ketua Poksi, mungkin ini uang akhir jabatan," kilahnya.

Sama halnya dengan keterangan Asep, Anthony Zeidra Abidin juga mengaku telah 
menerima TC 10 lembar senilai Rp 500 juta. Namun di dakwaan jaksa, disebutkan 
ia menerima hingga Rp 600 juta.

"Saya cairkan lewat Bank Mega 8 lembar, istri saya 1 lembar dan tetangga saya 1 
lembar," ceritanya.

Dana tersebut ia anggap bantuan dari Hamka untuk pendanaan kegiatan di DPP 
Golkar. Ia mengklaim punya bukti-bukti untuk penggunaan dana tersebut.

"Ada untuk mencetak kalender. Pokoknya kegiatan di DPP Golkar. Seluruhnya 
digunakan Rp 500 juta," lanjutnya.

Sementara itu, saksi TM Nurlif mengaku menerima Rp 550 juta dari 11 lembar TC 
yang ia terima saat rapat bersama Hamka Yandhu. Anggota BPK ini juga kompak 
membantah jika dana diberikan terkait pemilihan Miranda sebagai DGS BI.

"Saya yakin Pak Hamka memberikan bantuan itu sebagai teman," ucapnya.

Merasa heran, hakim pun bertanya apakah Hamka pernah melakukan pemberian serupa 
sebelumnya. Saat ditanyakan, ketiganya menjawab kompak tidak pernah.

Sementara Asep dan Nurlif mengaku sudah mengembalikan uang tersebut ke KPK 
seluruhnya. Untuk Anthony, ia memilih tidak melakukannya.

"Saya tidak mengembalikan," tutupnya.
--ends--
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Kirim email ke